Tips Menangani Tanaman yang Terlalu Banyak Disiram Air

Tips Menangani Tanaman yang Terlalu Banyak Disiram Air

Terbaiknews - KOMPAS.com - Sebagai pemula dalam memelihara tanaman hiasbeberapa dari kita mungkin tidak sabar...

KOMPAS.com - Sebagai pemula dalam memelihara tanaman hias, beberapa dari kita mungkin tidak sabar menunggu tanaman tumbuh besar sehingga berlebihan menyiramnya.

Padahal, setiap tanaman mempunyai kebutuhan air yang berbeda. Ada beberapa tanaman yang tidak bisa disirami air terlalu banyak.

Bila kita menyirami air secara berlebihan, tanaman tidak dapat melakukan pertukaran gas dengan baik atau menyerap nutrisi yang dibutuhkan. Proses ini dikenal sebagai asfiksia akar.

Akibat lain dari kelebihan air dan kekurangan oksigen adalah pertumbuhan jamur yang dapat memengaruhi akar tanaman.

Tumbuhnya jamur pada tanaman biasanya tidak terlihat dalam waktu singkat. Begitu terdeteksi adanya jamur, tanaman sulit diselamatkan meski kita menggunakan fungisida (pestisida pembunuh jamur).

Perhatikan, Cara Menyiram Tanaman yang Pas dan Tak Berlebih

Tanda tanaman terlalu banyak disiram air

Alangkah baiknya kita mengamati kondisi tanaman untuk mengetahui apakah tanaman mengalami overwatered (terlalu banyak disiram) atau tidak.

Berikut adalah beberapa gejala yang terlihat pada tanaman yang disiram air berlebihan:

  • Tidak ada tunas baru yang muncul
  • Kondisi tanaman lemah
  • Daun tumbuh sangat lambat
  • Muncul warna kekuningan atau kecoklatan pada daun
  • Beberapa daun dan bunga rontok
  • Lapisan tanah bagian bawah tampak padat dan berubah kehijauan
  • Pangkal batang menyempit

Namun, kondisi di atas hampir mirip dengan tanaman yang kekurangan air (underwatered).

Sebelum melakukan penanganan, periksa lebih dulu kondisi tanah dengan memasukkan jari untuk mengetahui apakah tanah di bagian dalam basah atau kering.

Pahami, Kapan Waktu Terbaik untuk Menyiram Tanaman