Menu Baru Berbahan Nabati di Starbucks, Kamu akan Mengira ada Dagingnya

Menu Baru Berbahan Nabati di Starbucks, Kamu akan Mengira ada Dagingnya

Terbaiknews - KOMPAS.com – Saat ini rasanya semakin banyak orang yang peduli terhadap kesehatan dan...

KOMPAS.com – Saat ini rasanya semakin banyak orang yang peduli terhadap kesehatan dan lingkungan dengan memilih makanan berbahan nabati atau plant based.

Makanan berbasis tanaman memang disebut bisa menurunkan risiko terkena penyakit seperti darah tinggi, jantung, hingga diabetes.

Selain itu, makanan plant based juga lebih berkelanjutan dan tidak banyak membutuhkan air dan menghasilkan emisi karbon dibanding makanan berbahan hewan.

Karena makin maraknya gaya hidup tersebut dan permintaan dari pelanggan, maka Starbucks pun mulai memasukkan menu makanan berbahan nabati di 57 gerainya di Indonesia, tepatnya di Jakarta, Bekasi, Bogor, Tangerang dan Bali.

Selain itu, pelanggan juga dapat memilih susu almond sebagai alternatif non-dairy untuk pesanan minuman handcrafted dan pilihan ini sudah tersedia di seluruh gerai di Indonesia.

Adapun tiga menu makanan terbaru ini terdiri dari Plant-Based Sloppy Joe Sandwich, Plant-Based Wellington Pocket, dan Plant-Based Focaccia Bread.

Sloppy Joe adalah sandwich dengan isian jamur tumis dan bawang bombai yang terkaramelisasi, di atas roti putih yang lembut, dengan olesan saus keju, dan mayones honey mustard.

Banyak orang yang mencobanya tidak menyangka bahwa tidak ada daging di dalam sandwich tersebut.

Sedangkan Wellington Pocket berupa croissant berlapis butter yang gurih, berisi protein nabati, bayam, keju mozzarella parut, dan taburan daun peterseli. Lagi-lagi kamu akan mengira ada daging di dalamnya.

Sementara Focaccia bread adalah roti dengan topping berbahan nabati dengan rasa lada hitam dan saus tomat yang sudah familiar di lidah, ditambah taburan paprika hijau dan merah serta keju parut yang meleleh. Rasanya mirip pizza namun dengan roti yang lembut.

Menu Baru Berbahan Nabati di Starbucks, Kamu akan Mengira ada DagingnyaStarbucks Piihan susu almond pada minuman Starbucks
Pilihan menu berbahan nabati ini akan menawarkan lebih banyak pilihan untuk mereka yang ingin mengurangi produk hewani dalam makanannya, sekaligus memberi pilihan makanan yang lebih rendah kalori, namun kaya protein dan serat.

“Tiga menu makanan terbaru serta opsi susu almond ini memberi pilihan lebih pada pelanggan. Kami sangat senang menyediakan alternatif susu almond sebagai pengganti susu sapi dan susu kedelai," ujar Liryawati, chief marketing officer, PT Sari Coffee Indonesia.

Sebelumnya, Starbucks memperkenalkan minuman handcrafted berbahan nabati yang hanya tersedia selama September 2020, Almondmilk Hazelnut Latte, kepada pelanggan di Indonesia. Ternyata minuman itu menjadi favorit dan banyak ditanyakan. Kini susu almond menjadi pilihan di gerai Starbucks.

Menu Starbucks baru berbahan nabati ini dapat diperoleh melalui pesanan langsung di gerai Starbucks ataupun layanan pesan-antar Starbucks Delivers.

Starbucks Punya Minuman Plant-Based Ramah Lingkungan, Apa Itu?