Ziprasidone Obat Apa?

Ziprasidone Obat Apa?

Terbaiknews - Fungsi & Penggunaan Untuk apa obat Ziprasidone digunakan? Ziprasidone adalah obat untuk mengobati...
Fungsi & Penggunaan Untuk apa obat Ziprasidone digunakan?

Ziprasidone adalah obat untuk mengobati gangguan mental/mood (skizofrenia, gangguan bipolar). Obat ini mampu mengurangi halusinasi dan membantu Anda berpikir lebih jernih dan positif tentang diri sendiri, merasa lebih tenang, dan lebih aktif dalam kehidupan sehari-hari.

Ziprasidone termasuk dalam kelas obat bernama antipsikotik atopikal. Obat ini bekerja dengan membantu mengembalikan keseimbangan zat-zat alami tertentu di dalam otak.

MANFAAT LAIN: Bagian ini berisikan manfaat obat yang tidak tercantum dalam label obat profesional yang disetujui tapi mungkin diresepkan oleh penyedia layanan kesehatan profesional. Gunakan obat ini untuk kondisi yang tertulis di dalam bagian ini hanya jika telah diresepkan oleh penyedia layanan kesehatan profesional. Obat ini juga telah digunakan dalam kombinasi dengan obat-obatan lain untuk mengobati depresi.

Bagaimana aturan pakai obat Ziprasidone?

Anda meminum obat ini biasanya 2 kali sehari atau sesuai dengan arahan dokter. Dosis berdasarkan umur, kondisi medis, dan respon terhadap terapi. Untuk mengurangi risiko efek samping, dokter mungkin menyuruh Anda memulai obat ini dalam dosis rendah dan perlahan menambah dosis. Ikuti instruksi dokter dengan seksama. Gunakan obat ini secara teratur agar mendapatkan manfaat maksimal. Untuk membantu Anda mengingat, gunakan dalam waktu yang sama setiap hari. Penting untuk melanjutkan obat ini sekalipun Anda merasa sehat. Jangan berhenti minum obat ini tanpa berkonsultasi dengan dokter. Beritahu dokter apabila kondisi tidak kunjung membaik atau semakin memburuk.

Bagaimana cara menyimpan Ziprasidone?

Simpan obat pada suhu ruangan jauh dari cahaya dan kelembaban. Jangan simpan di dalam kamar mandi dan membekukan obat. Obat dengan merek yang berbeda-beda mungkin mempunyai cara menyimpan yang berbeda. Periksa kotak produk untuk mencari tahu instruksi bagaimana cara menyimpannya, atau menanyakan apoteker. Jauhi obat dari anak-anak dan binatang peliharaan.

Dilarang mengguyur obat di dalam toilet atau membuangnya ke dalam saluran pembuangan jika tidak disuruh. Buang produk ini dengan benar jika sudah melewati batas waktu atau tidak dibutuhkan lagi. Konsultasi dengan apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal untuk detail lebih mendalam tentang bagaimana membuang produk dengan aman.

Pencegahan & Peringatan Apa yang harus diperhatikan sebelum menggunakan obat Ziprasidone?

Dalam keputusan untuk menggunakan obat, risiko obat harus dipertimbangkan melawan manfaatnya. Ini adalah keputusan Anda dan dokter yang akan buat. Untuk obat ini, hal-hal di bawah ini harus dipertimbangkan:

Alergi

Beri tahu dokter jika Anda pernah mengalami reaksi tidak biasa atau alergi terhadap obat ini atau obat-obatan lain. Selain itu, beri tahu penyedia layanan kesehatan profesional bila Anda memiliki jenis alergi lainnya, misalnya makanan, pewarna, pengawet, atau hewan. Untuk produk tanpa resep,

Anak-anak

Studi memadai belum dilakukan pada hubungan umur dengan efek Ziprasidone pada populasi anak-anak. Keamanan dan kemanjuran belum dipastikan.

Lansia

Studi memadai yang dilakukan sejauh ini belum menunjukkan gangguan khusus lansia yang akan membatasi manfaat Ziprasidone pada lansia. Namun, obat ini tidak boleh digunakan untuk masalah kebiasaan pada lansia pengidap demensia.

Apakah obat Ziprasidone aman bagi ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan pada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C (A = Tidak berisiko, B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian, C = Mungkin berisiko, D = Ada bukti positif dari risiko, X = Kontraindikasi, N = Tidak diketahui)

Efek Samping Apa efek samping Ziprasidone yang mungkin terjadi?

Dapatkan pertolongan medis darurat apabila Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi ini: gatal-gatal; sulit bernapas; bengkak pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Hentikan penggunaan ziprasidone dan hubungi dokter segera apabila Anda mengalami efek samping serius seperti:

Pusing, merasa hendak pingsan, detak jantung cepat atau tidak teratur Demam, otot kaku, kebingungan, berkeringat, detak jantung cepat atau tidak teratur Demam, menggigil, tubuh pegal, gejala flu Bercak atau bintik-bintik putih di dalam mulut atau bibir Gemetaran tidak terkendali, pergerakan otot terus-menerus di dalam mata, lidah, rahang, atau leher Mudah marah, kebingungan Semakin mudah haus atau buang air kecil, lemas, sangat lapar Ereksi penis menyakitkan atau berlangsung selama 4 jam atau lebih

Efek samping yang lebih ringan mungkin termasuk:

Ruam ringan Cemas, sakit kepala, depresi Pusing, mengantuk Otot nyeri atau kejang Mual, muntah, kehilangan nafsu makan Pilek atau hidung tersumbat, batuk, radang tenggorokan Berat badan bertambah

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda mengalami kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Interaksi Obat Obat-obatan apa yang bisa mengganggu kerja obat Ziprasidone?

Walaupun obat-obatan tertentu sama sekali tidak boleh digunakan secara bersamaan, dalam kasus lain dua obat berbeda boleh digunakan bersama sekalipun interaksi mungkin terjadi. Dalam kasus ini, dokter mungkin ingin mengubah dosis, atau peringatan lain mungkin penting. Beritahu penyedia layanan kesehatan profesional jika Anda sedang menggunakan obat resep atau tanpa resep.

Menggunakan obat ini dengan obat-obatan di bawah ini tidak disarankan. Dokter mungkin memutuskan tidak mengobati Anda dengan obat ini atau mengubah beberapa obat yang Anda gunakan.

Acecainide Ajmaline Amifampridine Amiodarone Amisulpride Anagrelide Aprindine Aripiprazole Arsenic Trioxide Artemether Astemizole Azimilide Bepridil Bretylium Buserelin Chloral Hydrate Chloroquine Chlorpromazine Cisapride Citalopram Clarithromycin Clozapine Crizotinib Dabrafenib Delamanid Deslorelin Disopyramide Dofetilide Dolasetron Domperidone Dronedarone Droperidol Enflurane Erythromycin Escitalopram Flecainide Fluconazole Fluoxetine Foscarnet Gatifloxacin Gemifloxacin Gonadorelin Goserelin Halofantrine Halothane Histrelin Hydroquinidine Ibutilide Isoflurane Isradipine Ivabradine Ketoconazole Leuprolide Levomethadyl Lidoflazine Lorcainide Lumefantrine Mefloquine Mesoridazine Methadone Metoclopramide Metronidazole Moxifloxacin Nafarelin Nilotinib Octreotide Ondansetron Pasireotide Pazopanib Pentamidine Pimozide Piperaquine Pirmenol Posaconazole Prajmaline Probucol Procainamide Prochlorperazine Propafenone Quetiapine Quinidine Saquinavir Sematilide Sertindole Sevoflurane Sorafenib Sotalol Sparfloxacin Spiramycin Sultopride Tacrolimus Tedisamil Telithromycin Terfenadine Thioridazine Tizanidine Toremifene Trifluoperazine Triptorelin Vandetanib Vasopressin Vemurafenib Vilanterol Vinflunine Zolmitriptan Zotepine

Menggunakan obat ini dengan obat-obatan di bawah ini biasanya tidak disarankan, tapi mungkin dibutuhkan dalam beberapa kasus. Jika kedua obat diresepkan bersama, dokter mungkin mengubah dosis atau lama Anda menggunakan salah satu atau kedua obat.

Ajmaline Alfuzosin Amiodarone Amitriptyline Amoxapine Apomorphine Arsenic Trioxide Asenapine Azithromycin Ceritinib Chlorpromazine Ciprofloxacin Clomipramine Cyclobenzaprine Dasatinib Desipramine Disopyramide Doxepin Eslicarbazepine Acetate Fingolimod Formoterol Granisetron Haloperidol Hydromorphone Hydroquinidine Idelalisib Iloperidone Imipramine Lapatinib Levofloxacin Lopinavir Mifepristone Milnacipran Mitotane Norfloxacin Nortriptyline Ofloxacin Paliperidone Perflutren Lipid Microsphere Primidone Procainamide Prochlorperazine Promethazine Protriptyline Quinine Ranolazine Salmeterol Siltuximab Sodium Phosphate Sodium Phosphate, Dibasic Sodium Phosphate, Monobasic Solifenacin Sunitinib Telavancin Tetrabenazine Trazodone Trifluoperazine Trimipramine Vardenafil Voriconazole

Menggunakan obat ini dengan obat-obatan di bawah ini mungkin meningkatkan risiko efek samping, tapi menggunakan kedua obat mungkin merupakan pengobatan terbaik bagi Anda. Jika kedua obat diresepkan bersama, dokter mungkin mengubah dosis atau lama Anda menggunakan salah satu atau kedua obat.

Carbamazepine Apakah makanan dan minuman tertentu bisa mengganggu kerja obat Ziprasidone?

Obat-obatan tertentu tidak bisa digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan dengan penyedia layanan kesehatan profesional mengenai penggunaan obat dengan makanan, alkohol, atau tembakau.

Kondisi kesehatan apa yang bisa mengganggu kinerja obat Ziprasidone?

Adanya gangguan medis lain mungkin mempengaruhi penggunaan obat ini. Pastikan Anda memberitahu dokter apabila Anda memiliki masalah medis lainnya, terutama:

Kelainan darah atau sumsum tulang (contoh: agranulocytosis, leukopenia, neutropenia) Kanker payudara, prolactin-dependent Diabetes Hyperglycemia (gula darah tinggi) Hyperprolactinemia (prolactin tinggi dalam darah) Neuroleptic malignant syndrome (NMS), riwayat Priapism (ereksi menyakitkan atau berkepanjangan penis) Kejang-kejang, riwayat — Gunakan dengan hati-hati. Mungkin memperparah kondisi. Bradikardia (detak jantung lambat) Dehidrasi Serangan jantung, riwayat Gagal jantung Penyakit jantung atau pembuluh darah Hypokalemia (kalium rendah dalam darah) Hypomagnesemia (magnesium rendah dalam darah) Hipotensi (tekanan darah rendah) Hypovolemia (jumlah darah rendah) Stroke, riwayat Sulit menelan — mungkin memperparah efek samping. Serangan jantung, baru-baru ini atau Gagal jantung, tidak terkompensasi atau Gangguan ritme jantung (misalnya aritmia, perpanjangan QT), riwayat — Tidak boleh digunakan pada pasien dengan kondisi ini. Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti resep dokter. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis obat Ziprasidone untuk dewasa?

Dosis biasa orang dewasa untuk skizofrenia

Oral

Dosis awal: 20 mg oral 2 kali sehari

Dosis aturan: sesuaikan dengan indikasi klinis dalam interval tidak kurang dari 2 hari

Dosis maksimal: 100 mg 2 kali sehari

Intramuscular

Dosis yang disarankan: 10-20 mg IM; mungkin ulangi 10 mg IM setiap 2 jam atau 20 mg IM setiap 4 jam sampai dosis harian maksimal

Dosis maksimal: 40 mg IM per hari

Durasi terapi: Penggunaan lebih dari 3 hari berturut-turut belum dipelajari.

Dosis biasa orang dewasa untuk gangguan bipolar

Perawatan akut episode mania atau campur

Dosis awal: 40 mg oral 2 kali sehari

Tingkatkan dosis sampai 60 atau 80 mg 2 kali sehari pada hari ke-2; kemudian sesuaikan dosis berdasarkan toleransi dan kemanjuran dalam dosis 40-80 mg oral 2 kali sehari

Perawatan utama (tambahan litium atau valproate): Sekali stabil, lanjutkan dosis yang sama dalam jangkauan 40-80 mg oral 2 kali sehari.

Berapa dosis obat Ziprasidone untuk anak-anak?

Keamanan dan efektivitas belum dipastikan pada pasien anak-anak (kurang dari 18 tahun).

Dalam dosis dan sediaan apa Ziprasidone tersedia?

Kapsul 20 mg; 40 mg; 60 mg; 80 mg

Apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (118/119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Gejala overdosis mungkin meliputi:

Mengantuk Cadel Pergerakan mendadak yang tidak terkendali Gemetaran tidak terkendali pada salah satu bagian tubuh Cemas Apa yang harus dilakukan kalau lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun, bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

COVID-19 Detais Indonesia

Berita dengan kategori