Varoforce obat apa?

Varoforce obat apa?

Terbaiknews - Penggunaan Apa fungsi Varoforce? Varoforce adalah obat yang  biasa digunakan untuk meredakan sakit...
Penggunaan Apa fungsi Varoforce?

Varoforce adalah obat yang  biasa digunakan untuk meredakan sakit atau ketidaknyamanan yang disebabkan oleh iritasi kulit ringan, sakit tenggorokan, terbakar matahari, sakit gigi, iritasi vagina atau dubur, cantengan, ambeien, dan rasa sakit ringan lainnya yang terjadi di permukaan tubuh.

Bagaimana cara pakai Varoforce?

Sebelum digunakan, bersihkan dan keringkan area yang terinfeksi seperti yang disarankan. Aplikasikan lapisan tipis pada area tersebut.

Bersihkan tangan Anda setelahnya, kecuali pengobatannya berada di area tangan. Hindari kontak obat dengan mata, hidung, atau mulut. Apabila obat mengenai area tersebut, bilaslah segera dengan banyak air.

Bagaimana cara menyimpan Varoforce?

Varoforce paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Peringatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Apa yang harus saya perhatikan sebelum menggunakan Varoforce?

Konsultasikan pada dokter atau apoteker apabila:

Anda hamil atau menyusui. Hal ini dikarenakan, ketika Anda sedang mengharapkan atau memberi makan bayi, Anda hanya boleh mengkonsumsi obat yang direkomendasikan dokter. Anda mengkonsumsi obat-obatan lain. Termasuk juga obat yang dapat dibeli tanpa resep, seperti herbal dan obat tambahan. Anda memiliki alergi terhadap bahan-bahan aktif atau non aktif dari Varoforce atau pengobatan lain. Anda memiliki penyakit, kelainan, atau kondisi medis lainnya, seperti: diabetes, masalah pembuluh peripheral, atau iritasi kulit, anemia, asma, bronchitis, emphysema, penyakit jantung, infeksi pada area pengaplikasian, luka besar, kulit rusak, luka pada area pengaplikasian. Apakah Varoforce aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drug Administration (FDA).

Kategori risiko kehamilan menurut FDA:

A = Tidak berisiko, B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian, C = Mungkin berisiko, D = Ada bukti positif dari risiko, X = Kontraindikasi, N = Tidak diketahui

Dampaknya pada ASI tidak diketahui; gunakan dengan hati-hati.

Efek Samping Apa efek samping Varoforce yang mungkin terjadi?

Daftar ini bukan merupakan daftar lengkap dari efek samping yang dapat muncul. Hubungi dokter Anda untuk nasihat medis tentang efek samping.

Varoforce dapat menyebabkan efek samping seperti:

Napas pendek/tidak teratur, detak jantung lemah/tidak teratur, kejang. Reaksi alergi, termasuk: ruam, gatal/pembengkakan yang baru atau memburuk (terutama di bagian wajah/lidah/tenggorokan), pusing parah, kesulitan bernapas. Interaksi Obat Obat apa saja yang tak boleh dikonsumsi bersamaan dengan Varoforce?

Varoforce dapat bereaksi dengan obat lain yang sedang Anda konsumsi, yang dapat mengubah cara kerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping serius. Agar terhindar dari reaksi obat apapun, Anda harus menyimpan daftar dari seluruh obat yang Anda konsumsi (termasuk obat resep dan non-resep dan produk herbal) dan beri tahukan kepada dokter dan apoteker Anda. Demi keamanan Anda jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis dari obat tanpa persetujuan dokter.

Apakah ada makanan dan minuman yang tak boleh dikonsumsi saat menggunakan Varoforce?

Varoforce dapat berinteraksi dengan makanan atau alkohol dengan mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko efek samping serius. Diskusikan dengan dokter atau apoteker Anda tentang makanan atau alkohol yang berpotensi menimbulkan interaksi obat.

Dosis

Informasi berikut ini tidak bisa dijadikan pengganti resep dokter. Anda HARUS berkonsultasi dengan dokter atau apoteker sebelum menggunakan Varoforce.

Berapa dosis Varoforce untuk orang dewasa??

Sengatan lebah, luka bakar kecil, terbakar matahari, gigitan serangga, terbakar:

Aplikasikan pada area yang terinfeksi setiap 6-8 jam. Jika masih ada duri bekas sengatan lebah, cabut dulu sengatnya.

Berapa dosis Varoforce untuk anak?

Dosis pada pasien anak-anak di bawah 2 tahun belum ditentukan. Mungkin dapat berbahaya untuk anak Anda. Penting untuk selalu mengetahui sepenuhnya keamanan obat sebelum memakainya. Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Untuk anak di atas 2 tahun

Sengatan lebah, luka bakar kecil, sunburn, gigitan serangga, terbakar:

Aplikasikan pada area yang terinfeksi setiap 6-8 jam. Jika masih ada duri bekas sengatan lebah, cabut dulu sengatnya.

Dalam bentuk apa saja Varoforce tersedia?

Varoforce tersedia dalam bentuk Varoforce krim 35mg/g.

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Sangatlah penting untuk membawa daftar tertulis dari semua resep obat dan non resep yang sedang Anda konsumsi pada saat darurat.

Apa yang harus saya lakukan kalau saya lupa minum/pakai obat?

Apabila Anda melupakan satu dosis Varoforce, gunakan sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

 

COVID-19 Detais Indonesia

Berita dengan kategori