Satpol PP DKI Tindak 41.693 Warga Tak Pakai Masker Selama PSBB Transisi

Satpol PP DKI Tindak 41.693 Warga Tak Pakai Masker Selama PSBB Transisi

Terbaiknews - Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengawasi...

, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengawasi sejumlah fasilitas umumÂuntuk memastikan pelaksanaan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 selama massa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi.

"Pengawasan dilakukan di tempat/fasilitas umum, kegiatan sosial budaya, serta penertiban perorangan yang tidak memakai masker, dengan sanksi yang beragam sesuai Pergub 51/2020. Mulai teguran tertulis, kerja sosial, denda, hingga penyegelan. Untuk denda berupa uang akan kami setorkan melalui kas daerah," kata Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin, Sabtu (25/7/2020).

Lebih lanjut, upaya ini dilakukan untuk menjaga seluruh kesehatan masyarakat dari potensi penularan Covid-19. Ia meminta kerja sama masyarakat dalam mencegah penyebaranÂvirus corona di ibu kota.

"Giat kami lakukan dalam rangka memastikan agar masyarakat seminim mungkin terpapar Covid-19. Namun, kami juga sangat membutuhkan kerja sama dari seluruh masyarakat untuk tertib dan menjalankan aturan yang telah ditetapkan, agar kami juga tidak perlu memberikan sanksi," ujarnya.

Sejak penerapan PSBB transisi pada 5 Juni 2020 hingga JumatÂ24 Juli 2020 pukul 19.00 WIB, Satpol PP DKI Jakarta mencatat, terdapatÂ41.693 masyarakat yang ditindak karena tidakÂmengenakan masker.

Dari angka tersebut,Â37.599 orang disanksi kerja sosial, sementaraÂ4.094Âorang memilih membayar denda.

Â