Insentif Tenaga Kesehatan Turun 50 Persen, Kemenkes: Penerima Sasaran Diperluas

Insentif Tenaga Kesehatan Turun 50 Persen, Kemenkes: Penerima Sasaran Diperluas

Terbaiknews - Kabar insentif tenaga kesehatan penanganan COVID-19 turun 50 persen menjadi perbincangan hangat....

, Kabar insentif tenaga kesehatan penanganan COVID-19 turun 50 persen menjadi perbincangan hangat. Hal ini menyeruak dengan beredarnya salinan surat Menteri Keuangan bernomor S-65/MK.02/2021, yang diteken Sri Mulyani tanggal 1 Februari 2021.

Surat tersebut perihal 'Permohonan Perpanjangan Pembayaran Insentif Bulanan dan Santunan Kematian bagi Tenaga Kesehatan dan Peserta PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis yang Menangani COVID-19.' Surat pun ditujukan kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmidzi menjelaskan, insentif tenaga kesehatan sebenarnya bukan dikurangi, melainkan memperluas cakupan sasaran penerima insentif.

"Soal insentif tenaga kesehatan yang dikurangi pada Anggaran Tahun 2021 sebenarnya bukan mengurangi, tapi justru memperluas," jelas Nadia saat dialog Penguatan Tata Kelola Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada Rabu, 3 Januari 2021.

"Pada Anggaran Tahun 2020, tenaga kesehatan, seperti dokter, perawat yang memang langsung berhubungan dengan pelayanan COVID-19 mendapatkan insentif. Namun, kita punya back office lainnya, misal, tenaga penunjang yang bekerja memberikan pelayanan kepada pasien COVID-19."

Â

Â

Â

**

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.