Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19, Wagub Emil Ingatkan Tetap Waspada hingga Terapkan Jaga Jarak

Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19, Wagub Emil Ingatkan Tetap Waspada hingga Terapkan Jaga Jarak

Terbaiknews - Jakarta - Pemerintah Provinsi akan menerapkan zonasi laboratorium PCR dalam rangka tes Corona...

, Jakarta - Pemerintah Provinsi akan menerapkan zonasi laboratorium PCR dalam rangka tes Corona COVID-19. Hal ini juga untuk menghindari penumpukan sampel sehingga antisipasi lonjakan kasus.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Jawa Timur, tambahan pasien positif Corona COVID-19 sebanyak 502 orang sehingga total menjadi 2.942 orang hingga 21 Mei 2020.

Selain dari Surabaya ada tambahan 311 kasus, penambahan kasus antara lain 57 pasien baru terinfeksi virus SARS CoV-2 di Sidoarjo. Kemudian disusul Kabupaten Probolinggo 31 kasus baru serta di Gresik menyumbang 27 kasus positif COVID-19.

"Hari ini diumumkan sejumlah angka itu (502), kemudian telisik ulang sebanyak 451 kasus (diketahui domisilinya)," ujar Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dr. Joni WahyuhadiÂpada Kamis, 21 Mei 2020.

Dalam akun instagram resmi Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak @emildardak menjelaskan mengenai angka kasus baru positif Corona COVID-19 pada 21 Mei 2020. Angka kasus baru pada 21 Mei 2020 dinilai juga lantaran ada tumpukan hasil tes tiga hari sejak 18-20 Mei 2020.

"Di satu sisi ini menunjukkan pentingnya peningkatan kapasitas tes PCR swab (Jatim) sudah tingkatkan jadi 1.500 lebih tes per hari, maka tumpukan 1.500 specimen di Institute of Tropical Disease (ITD) akhirnya bisa ditangani dengan diberikannya 10 ribu reagen tes PCR oleh pemprov,â&;&; tulis Emil dalam akun instagramnya, Jumat, 22 Mei 2020.

Oleh karena itu, untuk menghindari penumpukan sampel, ke depan diterapkan zonasi laboratorium ÂPCR.

"Di sisi lain ini menunjukkan banyaknya kasus COVID-19 di Jatim yang mana mereka tidak menunjukkan gejala apapun. Maka kita harus semakin waspada dan berhati-hati, disiplin menghindari kerumunan dan semakin serius menerapkan physical distancing,â&;&; tulis dia.

Hingga Jumat, 22 Mei 2020, ada penambahan 153 kasus Corona COVID-19 sehingga total secara keseluruhan di Jatim, menjadi 3.095 kasus, sedangkan yang masih dalam perawatan 2.385 pasien.

Data yang didapat dari Pemprov Jatim, tercatat penambahan terbanyak dari Surabaya dengan 51 kasusÂCoronaÂCOVID-19. Kemudian Gresik 28 kasus, Sidoarjo 27 kasus dan Kabupaten Kediri 18 kasus. Serta Magetan dan Pacitan masing-masing bertambah empat kasus.

Selanjutnya, Kabupaten Madiun dan Nganjuk bertambah dua kasus. Kemudian Kabupaten Mojokerto, Tulungagung, Anak Buah Kapal (ABK), Kabupaten dan Kota Malang dan bertambah dua kasus. Adapun yang bertambah satu kasus Jombang, Kota Kediri, Kota Batu, Kota Mojokerto dan Bangkalan.