Musik Menyingkirkan Keresahanmu!

Musik Menyingkirkan Keresahanmu!

Terbaiknews - Dunia sedang mengecap kegetiran yang menusuk di rongga mulutnya. Penyebaran wabah virus Corona sudah...

Dunia sedang mengecap kegetiran yang menusuk di rongga mulutnya. Penyebaran wabah virus Corona sudah tak pandang bulu. Orang-orang Âmengisolasi diri di rumah masing-masing. Jalan-jalan kota besar sebagian sudah lumpuh. Sekolah sudah libur. Kantor-kantor, Mall, Tempat Wisata, sudah diantisipasi dan dihindari. Aktifitas berkerumun, sudah diminimalisir. Resepsi akbar pernikahan sudah dilarang, bahkan akan ada denda 1 tahun bui bagi yang melanggarnya.

Di garda depan, Tim Medis mati-matian merawat korban. Pemerintah akhirnya mulai panik menatap angka jumlah korban terus melunjak. Ujian Nasional ditiadakan. Hastag digalakkan seluruh elemen. Orang-orang terdekat saling menjaga. Orang-orang tercinta saling menguatkan. Sungguh, dalam 25 Tahun saya hidup, baru kali ini menghadapi keadaan segenting ini.

Masjid dan tempat ibadah lain sudah mulai dibatasi aktifitasnya. Adzan sudah mulai diganti dengan "Sholatlah kalian di rumah masing-masing". Rupiah menurun. Krisis masker dan hand sanitizer merongrong dari segala penjuru. Penggalakan pola hidup sehat selalu menghiasi timeline medsos. Anjuran untuk tidak panik selalu bergema di mulut-mulut pemerintah. Masyarakat diminta untuk menurut, agar wabah ini segera berakhir.

Work From Home menjadi kebijakan yang paling masuk akal. Masuk akal bagi mereka yang kerjaannya bisa digantikan dengan daring. Sayangnya, kebijakan ini tidak relevan dengan Âmereka yang bekerja di lapangan, seperti buruh tani, supir truck, kuli bangunan, tukang becak, ojek online, Âdan masih banyak yang lain. Masih banyak saudara kita yang bertaruh nyawa di luar sana, demi dapur bisa ngebul.

Bagaimana dengan musisi?

Ternyata wabah ini tidak pandang bulu juga soal pekerjaan. Di dunia musik, keadaan ini juga berimbas. Job wedding, reguler, event, bahkan festival terancam pending. Apesnya , ada yang menggantungkan rejeki hanya dari seperti ini. Satu persatu mereka mengeluhkan keadaan. Namun disamping itu, mereka juga tidak bisa berbuat apa-apa, termasuk ngeyel. Baru kali ini, bermusik namun nyawa yang jadi taruhannya.

Dengan konsekuensi tersebut, sebagian musisi ada yang pasif. Ia di rumah, istirahat, dan menggantungkan nasibnya kepada tuhan yang maha kuasa. Sebagian lagi masih putar otak, membuat konten Youtube dari rumah agar tetap ada monetize demi menghidupi dirinya dan keluarganya. Sebagiannya lagi kolaborasi via daring, jamming lagu yang disepakati untuk bisa meruntuhkan kepanikan yang menyelimutinya.

Ada yang sukarela menggalang bantuan untuk keperluan tim medis atau peralatan kesehatan lainnya dengan cara ngamen online. Ada pula yang tergugah untuk berkarya dengan tema Corona, membuat lagu dan mempublishnya. Isinya tak jauh dari ajakan physical distancing, di rumah aja, seruan hidup sehat, dan tidak panik. Insting kreatif mereka ternyata tetap muncul walau dalam keadaan buruk seperti ini.

Dari sisi penikmat musik, keadaan semi lockdown ini membuat mereka harus berpuasa nge-gigs. Menonton pertunjukan musik/nge-gigs, mungkin bagi mereka adalah ritual. Sementara, ritual itu harus hilang. Diganti dengan menikmati musik yang serba daring. Ia harus sabar menunggu wabah ini berakhir untuk bisa bertemu dengan musisi kesukaannya di panggung dan di tengah riuh ramai penonton.

Musik menjadi salah satu pengisi jadwal kegiatan mereka disaat di rumah. Bisa berupa karaoke bareng keluarga, jamming lagu, atau hanya sekadar menumpahkan kebosanannya menatap tembok dan langit-langit rumah. Playlist-playlist telah mereka susun sedemikian rupa di gadget dan pemutar musik. Semua dilakukan agar kegiatan di rumah tidak terlampau menakutkan dan mebosankan. Menciptakan suasana-suasana menyenangkan yang membuat psikis tetap waras.

Oleh karena itu, saya rasa musik punya andil besar di dalam keadaan ini. Coba bayangkan, keadaan ini tanpa hadirnya musik. Berita-berita yang mengucur deras, bisa mengganggu psikis dikarenakan teror yang tak segera dinetralisir. Update info memang sangat perlu, tapi jika menelan semua informasi apakah itu malah tidak mengguncangkan kepanikan kita? Â

VIDEO PILIHAN