Mampukah grup musik SUM 41 bertahan?

Mampukah grup musik SUM 41 bertahan?

Terbaiknews - Semakin tahun jumlah entertainer bertambah banyak. Salah satu entertainer yang berhasil survive...

Semakin tahun jumlah entertainer bertambah banyak. Salah satu entertainer yang berhasil survive adalah Sum 41. Grup band ini telah menghasilkan beberapa album yang nyaman didengar, seperti Chuck dan Underclass Hero.
Lagu - lagu rock ciptaan mereka seringkali masuk Billboard. Mereka juga sering mendapat berbagai penghargaan. Artis Kanada ini masih eksis sampai sekarang.
Kenapa Sum 41 masih bisa bertahan? Mungkin karena masih ada yang mendengar lagu mereka. Di Amerika dan sebagian Eropa, lagu mereka masih terdengar sayup - sayup.
Di Tokyo, kadang juga masih ada yang menyetel musiknya. Mereka sering konser dimana - mana, membuat banyak penikmat musik di berbagai tempat tak sedikit yang mendengarkan lagunya.
Di Indonesia sendiri, Sum 41 kalah tenar dengan Linkin Park, Muse atau Greenday, meski usia mereka tak beda jauh.
Tapi kesuksesan konser di Jakarta beberapa tahun lalu menandakan grup band ini juga punya pendengar yang tak sedikit.
Dulu saya dan teman - sekolah kadang mencoba meng-cover lagu - lagu mereka. Lagu - lagu mereka yang bertempo agak cepat, seperti Welcome to Hell, No Reason dan Mr. Amsterdam itu, masih terlalu sulit untuk kami cover.
Hasilnya, kami berempat (kadang berlima) cuma memainkan musik Sum 41 yang tak butuh melodi mbulet dan bertempo ringan.
Lagu - lagu Sum 41 yang ada sentuhan genre Pop sering kami mainkan. Still Waiting, Pieces dan Best of Me sering kami re-make, meski hasilnya sangat jauh dari bagus.
Malah lewat lagu - lagu itu, kami bisa bereksperimen dengan mengembangkan musik sendiri. Yang lebih memorable adalah saat kami membawakan lagu Pieces.
Lagu itulah yang menjadi andalan kami karena itulah yang paling easy listening. Jadi setiap kali nge-band di studio yang kami sewa, Pieces selalu masuk list.
Dan selalu kami mainkan terakhir sebelum pemilik studio mengusir kami (karena mungkin sudah tidak tahan mendengar kami bermain).
Kenapa Pieces selalu jadi yang terakhir? Karena lagu ini punya reff yang bisa diulang.
Reff:
"If you believe its in my soul"
...
"And i am better off on my own"
Sebenarnya lirik itu menandakan lagu berakhir. Tapi karena kami masih ingin berlama - lama nge-band, kami ulang bagian reff itu berkali - kali. Kadang si pemilik studio diam saja sampai kami berhenti sendiri.
Tapi ada juga yang tidak kuat lagi sehingga si empunya mematikan lampu dan listrik. Dengan begitu baru kami berhenti lalu keluar dari studio yang kami sewa.
Sampai sekarang, meski nge-band sudah jarang dilakukan, tapi kadang kami masih menikmati karya Sum 41. Album "Order in Decline" di tahun 2019 menandakan bahwa mereka masih mampu berkarya.
Bahkan di tahun 2020, mereka masih sempat upload video konser selama pandemi di Youtube. Selain itu, tweets dari Deryck menyebutkan kalau masih ada yang mendengarkan lagu mereka di Spotify.

Mampukah grup musik SUM 41 bertahan?
Jumlah pendengar SUM 41 di Spotify (Sumber Foto: twitter)
Di tahun 2021, usia band ini sudah cukup senior sekitar 30 tahun lebih. Meski belum tahu kapan Sum 41 akan mengeluarkan single lagi, tapi tampaknya mereka belum mau berhenti bermain musik. Jadi bukan tidak mungkin mereka akan membuat lagu lagi.
Siapa yang tahu?

VIDEO PILIHAN