Punya 16 Penghargaan, Proses Produksi Film Rio The Survivor Makan Waktu Hampir 2 Tahun

Punya 16 Penghargaan, Proses Produksi Film Rio The Survivor Makan Waktu Hampir 2 Tahun

Terbaiknews - JAKARTAKOMPAS.com - Film lokal Rio The Survivor baru saja menerima penghargaan dari London...

JAKARTA, KOMPAS.com - Film lokal Rio The Survivor baru saja menerima penghargaan dari London Independent Film Awards 2020 untuk kategori Best Film dan Best Director.

Penghargaan tersebut menggenapi 16 koleksi penghargaannya sejauh ini.

Film yang berdasarkan kisah nyata seorang anak laki-laki dengan HIV yang hidup tanpa orangtua ini proses produksinya memakan waktu hampir dua tahun.

Menang di London Independent Film Awards, Rio The Survivor Lengkapi Koleksi 16 Penghargaan

"Syutingnya 2019, tapi karena ini budget sendiri, bukan PH (production house) besar, baru selesai akhir 2020. Baru diikutkan ke festival," kata sutradara Yudie Oktav saat dihubungi Kompas.com lewat sambungan telepon, Kamis (28/1/2021).

Yudie tak enak hati menyebutkan nominal yang dihabiskan untuk menghasilkan film berdurasi 110 menit itu.

Namun, yang pasti menurut dia, dana yang terpakai setara dengan produksi film low budget di dunia perfilman sekarang dan mencapai miliaran.

Tayang 5 Februari, Baim Wong dan Onadio Leonardo Duet di Film Komedi Agen Dunia

"Iya, iya, pasti kalau sampai miliaran sih," ucap Yudie.

Menurut Yudie, syutingnya lebih banyak dilakukan di Yogyakarta, sesuai dengan daerah asal mayoritas pemeran.

Ia pernah mencari lokasi di Jakarta, tetapi menurut Yudie kurang memungkinkan.

Kecuali pengambilan adegan mantan pesepakbola Bambang Pamungkas yang juga turut tampil di film ini, dilakukan di Jakarta.

Alasan Disney Tunjuk Don Hall dan Carlos Lopez Estrada Sutradarai Film Raya and the Last Dragon

Dalam film ini, Rio (Raditya Evandra) memang memiliki bakat bermain sepakbola.

Para pemain lainnya ialah Sri Widayati, Akinza Chevalier Kiyosaki, M Abdqori Narendra Afandi, Brydden Fablo Escobar, dan masih banyak lagi.