Putus Penyebaran Covid-19, Gilang Bhaskara Imbau Lakukan Contact Tracing

Putus Penyebaran Covid-19, Gilang Bhaskara Imbau Lakukan Contact Tracing

Terbaiknews - JAKARTAKOMPAS.com - Komika Gilang Bhaskara mengaku sempat dinyatakan positif Covid-19 pada...

JAKARTA, KOMPAS.com - Komika Gilang Bhaskara mengaku sempat dinyatakan positif Covid-19 pada pertengahan Desember 2020.

Kendati demikian, Gilang sudah dinyatakan negatif setelah swab test dan sudah bisa beraktivitas kembali seperti sediakala.

Sebagai penyintas Covid-19, Gilang berpesan agar orang dinyatakan terpapar virus corona harus mengabari teman-temannya yang melakukan kontak fisik seminggu sebelumnya.

"Pas tahu gue positif tuh, memang harus contact tracing dulu sih. (Seperti) gue yang langsung ngabarin siapa saja yang ketemu gue seminggu kemarin. Itu yang penting menurut gue di awal,"kata Gilang seperti dikutip Kompas.com dalam kanal YouTube Raditya Dika, Senin (11/1/2021).

Runner up Stand Up Comedy Indonesia Kompas TV musim ke-2 itu berujar, contact tracing penting dilakukan agar orang-orang yang sempat bertemu bisa menjaga diri.

Gilang Bhaskara Cerita Pengalamannya Isolasi Mandiri Lantaran Covid-19

"Gue kasih tahu teman-teman yang ada kerjaan hari Sabtu, walaupun Alhamdulillah semuanya negatif. Yang ketemu Awe pun negatif, kecuali gue," kata Gilang.

Bukan hanya temannya, keluarga Gilang juga langsung melakukan tes swab dan dinyatakan negatif Covid-19.

Untuk diketahui, pemeran film Comic 8: Casino Kings itu bisa terjangkit virus corona lantaran sempat kontak fisik dengan salah satu temannya yang dinyatakan positif Covid-19.

Gilang dinyatakan positif Covid-19 pada 23 Desember 2020. Dia mengungkapkan gejala yang dialaminya pada saat itu.

"Pertama sakit kepala, bukan pusing ya, sakit. Awalnya tuh enggak enak badan kayak masuk angin, kayak enggak enak aja, terus lama-lama mulai panas tuh," ungkap Gilang.

Penyintas Covid-19, Gilang Bhaskara Ceritakan Gejala yang Dialami

Kepada Gilang, Dokter memberikan obat dan vitamin untuk dikonsumsi selama isolasi mandiri di rumah.

"Habis itu dikasih vitamin, multivitamin D3, makanya orang suruh berjemur kan, terus parasetamol karena buat panasnya, antibiotik ada dua, sama satu buat lambung, sama tambahannya dia bilang redoxon," ucap Gilang.

Walau isolasi mandiri di rumah, Gilang mendapatkan pesan dari dokter mengenai kesembuhannya dan agar keluarga yang lain tidak tertular virus corona.

"Dokternya bilang gitu, 'di rumah saja, di kamar, buka jendela yang penting. Dianterin makanan enggak apa-apa, anterin depan kamar, tapi ditandai alat makannya biar enggak ketuker'. Jadi enggak apa-apa kata dokter tuh, diantar-antar itu enggak apa-apa," ucap Gilang.

Gilang Bhaskara Cerita Pengalamannya Isolasi Mandiri Lantaran Covid-19