Marsha Aruan Pernah Merasa Orangtuanya Berlaku Tak Adil kepadanya

Marsha Aruan Pernah Merasa Orangtuanya Berlaku Tak Adil kepadanya

Terbaiknews - JAKARTAKOMPAS.com - Artis peran Marsha Aruan membeberkan masa-masa menjadi pemberontak saat masih...

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Marsha Aruan membeberkan masa-masa menjadi pemberontak saat masih remaja.

Seperti remaja lainnya, wanita umur 24 tahun ini juga pernah ada di titik nakal yang sedang mencari jati dirinya.

Takut Dimarahi Orangtua, Marsha Aruan Sering Backstreet

Marsha bercerita kepada Nino RAN dalam akun YouTube CXO Media bahwa ia pernah izin menginap di rumah temannya padahal main hingga larut malam.

"Jadi waktu itu diam-diam keluar (sampai pagi), tetapi bilangnya nginap," ujar Marsha seperti yang dikutip Kompas.com dalam akun YouTube CXO Media pada Rabu (18/11/2020).

Wanita umur 23 tahun ini mengaku pergaulannya dari remaja memang kerap diawasi orangtuanya sehingga ia kerap memberontak.

El Rumi Beberkan Penyebab Putus dari Marsha Aruan hingga Target Usia Menikah

Misalnya saja, Marsha saat itu hanya dibolehkan pulang larut malam maksimal pukul 00.00 WIB. Berbeda dengan teman-temannya yang seumuran kala itu sudah dibolehkan pulang pagi. Hal itu pun yang kadang jadi perdebatan dengan orangtuanya.

Pemain "Garuda di Dadaku" ini merasa orangtuanya berlaku tak adil lantaran ia tak bisa sebebas teman-temannya.

"Seumuran gue saat itu benar-benar kesallah, harusnya seumuran gue udah boleh nginap-nginap di rumah teman, kenapa gue enggak, harus teman gue yang nginep. Kok beda banget sih orangtua gue didik gue sebenarnya agak kesal juga. Pulangnya juga harus paling lama jam 00.00 WIB. Sedangkan yang lainnya jam 03.00 WIB atau jam 04.00 WIB masih boleh," kata Marsha.

El Rumi Ungkap Alasan Putus dengan Marsha Aruan Setelah 6 Tahun Pacaran

Meski demikian, masa-masa nakal yang pernah ia lewati saat itu menjadi pelajaran baginya saat ini.

Kini Marsha tidak lagi jadi pembangkang, melainkan berdiskusi dengan orangtuanya apa pun yang akan dilakukannya.

"Gue sekarang lagi di titik diskusi bukan yang bandel lagi. Memang udah pernah muda, masa-masa (bandel) kita udah lewatin. Kaya zaman dulu tidak ada internet kan jadi masalah, lalu berdebat dengan orangtua karena ingin suaranya didengarkan. Kalau sekarang gue lagi ada di step lebih ke diskusi," tutur dia.