Gisel Datangi Polda Metro Jaya Penuhi Wajib Lapor, Tak Banyak Bicara dan Ingin Kooperatif

Gisel Datangi Polda Metro Jaya Penuhi Wajib Lapor, Tak Banyak Bicara dan Ingin Kooperatif

Terbaiknews - JAKARTAKOMPAS.com - Artis peran Gisella Anastasia atau Gisel memenuhi panggilan wajib lapor atas...

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Gisella Anastasia atau Gisel memenuhi panggilan wajib lapor atas kasus video syur yang melibatkannya.

Dalam tayangan video di kanal YouTube Beepdo, Gisel menyambangi Polda Metro Jaya, Senin (11/1/2021).

Mengenakan atasan putih dan celana jeans, Gisel tak banyak bicara saat ditanya wartawan mengenai wajib lapor yang dijalaninya hari ini.

"Aku tadi cuma lapor doang. Wajib lapor setiap Senin (dan) Kamis, itu saja, makasih ya," kata Gisel yang didampingi pengacaranya, Sandy Arifin.

3 Pengakuan Wijin yang Tetap Dukung Gisel Hadapi Kasus Video Syur

Tidak banyak bicara dalam menjawab sejumlah pertanyaan wartawan, Gisel langsung menuju mobil jemputannya.

Dia menuturkan ingin bersikap kooperatif dengan mengikuti semua yang dikatakan peyidik.

"Enggak tahu, saya ngikutin saja, makasih ya," ujar Gisel sambil menutup pintu mobil.

Sebelumnya diberitakan, pihak penyidik Polda Metro Jaya tidak menahan Gisella Anastasia karena beberapa alasan.

[POPULER HYPE] Reaksi Wijin Saat Tahu Video Gisel | Cerita Sedih Komeng Ketika Putri Bungsu Meninggal

Pertama, penyidik menyebut Gisel bersikap kooperatif dan kedua bahwa keputusan tersebut juga berkaitan dengan alasan kemanusiaan.

“Anak dari yang bersangkutan masih 4 tahun. Masih butuh bimbingan orangtua," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus.

Meski begitu, Gisel tetap dikenai wajib lapor setiap Senin dan Kamis ke Polda Metro Jaya.

Selain Gisel, Michael Yukinobu de Fretes, yang juga menjadi tersangka dalam kasus video syur 19 detik juga dikenai wajib lapor.

Menguatkan Gisel, Wijin: Apa Pun yang Terjadi, I Love You

Diketahui, sebelumnya Gisel sempat menjalani pemeriksaan selama 10 jam di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan dicecar 49 pertanyaan dari pihak penyidik pada Jumat, (8/1/2021).