Cerita Iis Sugianto Saat Dinyatakan Positif Covid-19

Cerita Iis Sugianto Saat Dinyatakan Positif Covid-19

Terbaiknews - JAKARTAKOMPAS.com - Penyanyi Iis Sugianto membagikan kisahnya mendapat perawatan selama tiga...

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi Iis Sugianto membagikan kisahnya mendapat perawatan selama tiga minggu di rumah sakit karena terinfeksi Covid-19.

Penyanyi berusia 58 tahun itu mengatakan awalnya ia mengalami demam dengan suhu yang sangat tinggi, tetapi bisa tiba-tiba kembali normal.

"Saya memberanikan diri memeriksa ke lab sendiri dan akhirnya dinyatakan sakit tifus. Tapi di hari ketiga demam sangat tinggi 38,7 derajat saya merasa tidak tenang," ungkap Iis Sugianto, dikutip dari kanal YouTube Iis Sugianto New, Rabu (16/9/2020).

Iis Sugianto: Saya Akan Bernyanyi Sampai Akhir Hayat

Padahal, kata Iis Sugianto, ia sudah minum antibiotik dan obat tifus sejak dinyatakan sakit.

Lalu suatu malam Iis pergi ke UGD rumah sakit untuk memeriksa kondisinya.

Para petugas medis yang sudah memakai alat pelindung diri Covid-19, mengambil darah Iis untuk dicek.

"Sampai jam 2 pagi baru saya dinyatakan benar sakit tifus. Jadi harus dirawat. Udah dilakukan rapid test, sakit tifus, bukan sakit Covid-19," kata Iis Sugianto.

Sule Datangi Rumah Iis Sugianto, Lihat Banyak Koleksi Pakaian Manggung

Keesokan harinya, dokter spesialis penyakit dalam datang dan memeriksa Iis lagi.

"Bu Iis kelihatannya hasil thorax paru-paru Bu Iis mencurigakan. Paru-paru Bu Iis seperti ada lendir, ini harus swab test ya," ujar Iis Sugianto mengulangi kalimat dokter.

Sore hari Iis Sugianto mendapat hasil tes swab tersebut.

Kuliah S2 di Usia 58 Tahun, Iis Sugianto: Why Not? Saya Masih Diberi Kesempatan

"Jam 4 sore dokter datang, suster juga mendampingi, langsung tutup gorden."Bu Iis, Bu Iis Covid-19"," cerita Iis Sugianto yang lalu mengaku kaget.

Dokter lalu mengatakan Iis Sugianto harus segera dipindahkan ke rumah sakit yang menangani pasien Covid-19 dan meyakinkannya tetap bisa sembuh.

Sekarang Iis Sugianto sudah dinyatakan negatif Covid-19 dan kembali ke rumah.