IPB-BSM Serah Terima Kantin Digital dan IPB Digimart

IPB-BSM Serah Terima Kantin Digital dan IPB Digimart

Terbaiknews - Kantin Digital dan IPB Digimart menyediakan pembayaran secara digital dengan QRIS.
Kantin Digital dan IPB Digimart menyediakan pembayaran secara digital dengan QRIS.

, BOGOR -- Rektor IPB University, Prof Dr Arif Satria meresmikan Kantin Digital dan IPB Digimart, Rabu (18/11). Peresmian tersebut terlaksana berkat kerja sama antara IPB University dengan Bank Syariah Mandiri.

Turut hadir Wakil Rektor Bidang Sumberdaya, Perencanaan dan Keuangan, Prof Dr Agus Purwito; Wakil Rektor Bidang Inovasi, Bisnis dan Kewirausahaan, Prof Dr Erika Budiarti Laconi; dan Kepala Badan Pengembangan Institut, Prof Dr Yonny Koesmaryono.

"Ini adalah kantin keenam yang kita bangun di Dramaga. Kantin ini kita harapkan dapat mempermudah akses mahasiswa pada pangan yang terjangkau, aman dan sehat," ujar Prof Arif seperti dikutip dalam rilis yang diterima Republika.co.id.

Kantin Digital dan IPB Digimart dibangun di depan Gedung Asrama Putra, di samping ATM Center, Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jawa Barat. Kehadirannya di tempat yang strategis, diakui Prof Arif, merupakan hal yang urgen agar memudahkan akses pangan mahasiswa asrama.

Sementara itu, Direktur Wholesale Banking Bank Syariah Mandiri, Kusman Yandi mengatakan, Kantin Digital dan IPB Digimart ini merupakan langkah untuk meneruskan karya dan pengabdian BSM. Kebutuhan untuk kantin diyakininya pasti sangat diperlukan, terutama bagi mahasiswa.

"Sebenarnya ini sudah selesai beberapa waktu lalu, namun karena pandemi mengakibatkan serah terimanya jadi terhambat. Setidaknya kita berharap ke depan ini bisa optimal penggunaannya," kata Kusman.

Selain menyediakan pangan yang bersih, sehat dan terjangkau, tentu yang membedakan dengan kantin pada umumnya, Kantin Digital dan IPB Digimart menyediakan pembayaran secara digital dengan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

“QRIS ini sekaligus mengedukasi mahasiswa untuk transaksi secara digital. Terutama di masa pandemi ini, dimana kita diminta mengurangi kontak dengan orang lain. Dengan QRIS, pembayaran bisa langsung dengan scan barcode yang ada," ujarnya.

Dirinya juga mengusulkan, QRIS bisa digunakan untuk pembayaran SPP mahasiswa. Sebab, jika biasanya mahasiswa harus mengantre di teller membutuhkan waktu lama, dengan QRIS pembayaran akan lebih mudah dan cepat. Di sisi lain, hal tersebut juga akan sangat meringankan beban administrasi IPB University.

Kusman juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan IPB University selama ini. Ia berharap kerja sama ini bisa tetap berlanjut demi tujuan kemajuan pendidikan masyarakat bangsa Indonesia.