Kariernya di Real Madrid Tamat Sebentar Lagi, Zidane Mengamuk ke Orang Ini

Kariernya di Real Madrid Tamat Sebentar Lagi, Zidane Mengamuk ke Orang Ini

Terbaiknews - - Tekanan demi tekanan nampak menyertai karier Zinedine Zidane yang dipastikan tamat bareng raksasa...

- Tekanan demi tekanan nampak menyertai karier Zinedine Zidane yang dipastikan tamat bareng raksasa LaLiga Spanyol, Real Madrid. Bakal didepak Florentino Perez, dirinya mengamuk ke orang-orang ini.

Semenjak gantikan Rafael Benitez sekaligus promosi di skuat utama, rezim juru taktik berkepala plontos itu terbukti ampuh majukan Los Blancos. Andalkan Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, dan Karim Benzema, ia sukses sumbang sembilan gelar berbeda.

Ya, tiga trofi LaLiga Spanyol secara beruntun jadi bukti kedigdayaan El Real sebagai salah satu tim diperhitungkan di Eropa. Putuskan hengkang bertepatan dengan Ronaldo gabung Juventus 2018 lalu, pelatih asal Prancis itu pun dipanggil lagi.

Alasan Perez selaku presiden klub mendatangkan Zidane sendiri tak lepas oleh kegagalan Julen Lopetegui dan Santiago Solari. Kembali dan cetak prestasi berupa LaLiga Spanyol dan Supercopa de Espana, hasil buruk justru diterima Real Madrid sesudahnya.

Tersingkir dari Copa del Rey lawan tim kasta empat, Alcoyano, dan beragam hasil miris di liga domestik maupun Eropa buat karier sang pelatih bakal usai pada ujung musim nanti. Sudah muka, dirinya pun murka kearah media yang hancurkan imejnya.

"Apakah anda serius? Tiap hari saya selalu saja diberitakan akan dipecat, dan anda sudah tahu jika kami menang liga musim lalu. Beri kami sedikit rasa hormat, anda (jurnalis) berkata banyak hal dan wajib bertanggung jawab," ungkap Zidane dilansir 90 Min.

"Katakan yang sejujurnya jika saya wajib terusir, tapi jangan saat dibelakang dan harus tepat dihadapan saya sendiri. Saya bertanggung jawab untuk skuat ini, tahun depan ada yang akan terjadi, tapi skuat ini tetap maju," imbuhnya.

Selama kepengurusannya, tim berjulukan Burung Nazar ini mampu mengalahkan Barcelona dalam tiap laga bertajuk El Clasico. Sayangnya kehebatannya tersebut tak sejalan tanpa adanya regenerasi para pemain muda yang jadi awal mula kehancurannya.

Bayangkan saja, kucurkan dana hingga 355 juta euro (Rp5,9 triliun) demi beli sekaliber Eden Hazard, Luka Jovic, dan Eder Militao, kekuatan utama Madrid justru datang dari pemain lawas seperti Benzema hingga Sergio Ramos.

Hingga buat keuangan Real Madrid krisis dan kualitas tim berakhir miris, Perez pun tak segan-segan memecat Zinedine Zidane akhir musim LaLiga Spanyol nanti. Siapa penggantinya? Raul Gonzalez pelatih Castilla dipercayakan gantikan tempatnya.