Pekan Pemungkas Premier League Berasa Final bagi Manchester United

Pekan Pemungkas Premier League Berasa Final bagi Manchester United

Terbaiknews - Bruno Fernandes (kiri) kembali diandalkan ketika Manchester United menjalani laga pemungkas Premier League. (Antara)

– Manchester United memang gagal melangkah ke final Piala FA pada awal pekan ini (20/7). United harus mengakui keunggulan Chelsea dengan skor 1-3 di Stadion Wembley. Namun, The Red Devils –julukan United– mendapatkan ’’final’’ lainnya pada Minggu malam nanti (26/7).

Pada matchweek ke-38 Premier League tersebut, United tidak hanya menjalani laga penghabisan di kompetisi domestik musim ini. Harry Maguire dkk juga melakoni pertandingan penentuan lolos atau tidak di zona Liga Champions atau finis empat besar.

Hasil seri 1-1 melawan West Ham di Old Trafford kemarin jelas mengecewakan United meski skuad Ole Gunnar Solskjaer akhirnya menembus empat besar (tepatnya peringkat ketiga) setelah lebih dari sepuluh bulan. Sebab, 63 poin yang dimiliki United sama dengan perolehan poin Chelsea yang kini menempati peringkat keempat. Juga, hanya unggul satu poin atas Leicester City di peringkat kelima (62 poin). Padahal, Minggu malam nanti United harus menantang The Foxes –julukan Leicester City– di King Power Stadium.

Chelsea yang kemarin kalah 3-5 oleh juara Premier League Liverpool FC di Anfield juga tidak bisa santai. Bermain di kandang sendiri, Stamford Bridge, The Blues –sebutan Chelsea– akan melawan Wolverhampton Wanderers yang menduduki peringkat keenam. ”Tekanan (untuk finis di zona Liga Champions, Red) malah bagus untuk memotivasi skuad kami,” kata Frank Lampard, tactician Chelsea, kepada Football London.

Bagi Wolves, sebutan Wolverhampton Wanderers, meraih poin penuh atas Chelsea tetap signifikan demi mengamankan zona Liga Europa. Apalagi, gap dengan peringkat ketujuh Tottenham Hotspur hanya satu poin (59-58). Jika Arsenal (saat ini peringkat kesepuluh) memenangi Piala FA dengan mengalahkan Chelsea pada 2 Agustus mendatang, kuota Liga Europa hanya untuk peringkat kelima dan keenam.

Komposisi wakil Inggris di Liga Champions maupun Liga Europa musim depan sebetulnya masih bisa berubah jika ada Chelsea, United, maupun Wolves yang bisa meraih juara di Eropa musim ini. Namun, jalan ke sana masih sangat terjal.
’’Bermain di Liga Champions adalah target bagi klub seperti Manchester United dan saya secara personal,” kata Harry Maguire, kapten sekaligus bek United, kepada MUTV. ”Kami berjuang meraihnya akhir pekan nanti,” lanjutnya.

Laga di King Power Stadium memberikan motivasi tersendiri bagi Maguire. Sebab, musim lalu bek 27 tahun itu masih berkostum The Foxes. Upaya United mendapatkan jasanya berbuah dengan Maguire ditebus sebagai bek termahal dunia (GBP 80 juta atau Rp 1,48 triliun).

Pekerjaan berat bagi Maguire adalah menghentikan mantan rekan setimnya sekaligus bomber The Foxes, Jamie Vardy. Pemilik julukan King Vardy tersebut menjadi pemuncak daftar pencetak gol terbanyak Premier League musim ini dengan 25 gol.

Musim lalu Solskjaer mampu membawa United menang 1-0 di King Power Stadium berkat gol cepat Marcus Rashford (9’). The Red Devils menang dengan skor yang sama dalam dua pertemuan terakhir di Old Trafford. Namun, statistik tidak bisa dipercaya karena Solskjaer sudah mengalaminya saat menghadapi Chelsea. Tiga kali memenangi pertemuan awal, United malah keok dalam semifinal Piala FA.