Mason Mount: Lawan akan Khawatir dengan Taktik Tuchel

Mason Mount: Lawan akan Khawatir dengan Taktik Tuchel

Terbaiknews - Kemenangan tersebut membuat Chelsea naik ke posisi keenam.
Kemenangan tersebut membuat Chelsea naik ke posisi keenam.

,LONDON -- Gelandang Chelsea Mason Mount mengeklaim inovasi taktik yang diterapkan pelatih Thomas Tuchel akan membuat lawan khawatir. Itu dikatakan Mount usai tampil apik ketika The Blues mengalahkan Tottenham Hotspur 1-0 dalam lanjutan Liga Inggris, di Stadion Tottenham Hotspur, Jumat (5/2) dini hari WIB.

Pemain 22 tahun tersebut berada di bangku cadangan ketika Tuchel memimpin Chelsea pertama kali yaitu ketika melawan Wolves. Namun Mount kembali ke starting eleven dalam dua laga berikutnya yakni menghadapi Burnley dan Tottenham.

Gelandang Internasional Inggris itu bermain sebagai false nine melawam The Lilywhite. Ia didampingi oleh Timo Werner di sisi kiri dan Callum Hudson-Odi di kanan lini serangan Chelsea. Strategi tersebut membuat Chelsea akan sulit ditebak karena pemain dapat bertukar posisi.

“Kami memiliki banyak kendali di babak pertama, kami memiliki peluang di mana kami harus lebih klinis, termasuk saya,” kata Mount dilansir dari dailymail.

Menurut Mount tak mudah menghadapi pasukan Jose Mourinhi di kandangnya sendiri. Namun ia bersyukur kinerja rekan-rekannya sangat baik sehingga bisa melewati tantangan tersebut. Permainan yang ditunjukkan sesuai keinginan Tuchel.

Mount mengeklaim strategi false nine Tuchel terasa baru bagi sebagian pemain, termasuk ia sendiri. Semua pemain kini sedang belajar mematangkan permainan false nine.

“Ini akan sulit bagi tim lain karena formasi dan taktik yang berbeda berarti mereka tidak akan tahu apa yang akan kita hadapi,” ujarnya.

Mount mengaku telah mengatakan kepada Tuchel bahwa seharusnya mencetak gol dalam laga tersebut namun itu tak terjadi. Karena itu ini adalah pekerjaan rumah ia sendiri untuk dilatih di latihan nanti.

Chelsea mencetak gol melalui tendangan penalti Jorginho pada babak pertama. Hadian penalti tersebut didapatkan setelah Eric Dier melakukan pelanggaran kepada Timo Werner di kotak terlarang. Skor 1-0 tersebut bertahan hingga pertandingan usai.

Kemenangan tersebut membuat Chelsea naik ke posisi keenam klasemen dan semakin mendekati empat besar. Sedangkan Tottenham merosot ke urutan kedelapan.