3 Alasan Willi Orban Layak Diboyong Jadi Tembok Kokoh Tottenham Hotspur

3 Alasan Willi Orban Layak Diboyong Jadi Tembok Kokoh Tottenham Hotspur

Terbaiknews - INDOSPORT.COM -Tottenham Hotspur dalam mempersiapkan musim ini bisa dibilang tidak main-main....

INDOSPORT.COM -Tottenham Hotspur dalam mempersiapkan musim ini bisa dibilang tidak main-main. Pasalnya, mereka berani mendatangkan tujuh pemain baru pada bursa transfer musim panas lalu, kendati keuangan klub belum sepenuhnya stabil.

Mulai dari pemain bertipikal menyerang hingga bertahan. Hal itu membuat pelatih Jose Mourinho mempunyai lebih banyak pilihan, untuk menentukan pemain utama di setiap pertandingan.

Sebut saja Pierre-Emile Hojbjerg dari Southampton membuat Mourinho memiliki gelandang bertahan yang agresif.

Bergabungnya Matt Doherty dan Sergio Reguilon memperkuat posisi bek sayap. Sementara Gareth Bale dan Carlos Vinicius tiba dengan kesepakatan pinjaman.

Sedangkan bek Joe Rodon dan penjaga gawang Joe Hart menandatangani kontrak permanen. Meski banyak pemain bertahan yang dibawa, nampaknya tidak membuat Mourinho puas seiring kompetisi musim ini sudah berjalan.

Buktinya, Tottenham Hotspur saat ini malah mengalami penurunan performa di Liga Inggris. Padahal beberapa pekan sebelumnya mereka dominan bersaing di peringkat satu maupun dua.

Saat ini Tottenham berada di peringkat k-4 dengan torehan 29 poin. Terpaut empat angka dari Liverpool di posisi puncak klasemen Liga Inggris.

Torehan poin di atas diraih Spurs dari 16 pertandingan sejauh ini, dengan rasio kebobolan yang cukup rendah yakni sebanyak 15 gol yang telah bersarang di gawang Hugo Lloris.

Tottenham Hotspur jadi tim kedua yang gawangnya paling sedikit di bobol lawan di Liga Inggris musim ini. Adapun Manchester City di urutan pertama dengan baru kemasukan 13 gol dan Aston Villa di urutan ketiga dengan 16 gol kebobolan.

Sebuah statistik yang bisa dibilang masih bagus dan memuaskan melihat performa Tottenham Hotspur sejauh ini. Hanya saja Jose Mourinho nampaknya tidak merasa puas dengan kinerja anak asuhnya di lini belakang.

Situasi itu membuat ia dikabarkan tengah mencari bek tangguh baru, untuk memperkuat tembok belakangnya. Salah satu yang diincar adalah bek RB Leipzig, Willi Orban.

Pemain berusia 28 tahun itu dianggap mampu memberikan pertahanan yang solid di lini belakang Tottenham. Setidaknya ada tiga alasan yang cocok untuknya gabung Spurs.

1. Matang da Berpengalaman

Willi Orban merupakan salah satu bek tangguh yang sedang dalam performa menanjak musim ini. Duetnya bersama Dayot Upamecano di lini belakang membuat RB Leipzig jadi salah satu tim tangguh di Bundesliga Jerman maupun Liga Champions musim ini.

Hal itu dibuktikan dari jumlah kebobolan RB Leipzig di Bundesliga yakni baru 12 gol, dan bertengger di posisi kedua. Bahkan mereka mengalahkan tim pemuncak klasemen Bayern Munchen yang sudah kebobolan 24 gol sejauh ini.

Usia yang sudah menginjak 28 tahun dimana merupakan salah satu umur emas pesepakbola yang matang, membuat Willi Orban bisa jadi buruan utama Spurs di bursa transfer musim panas nanti.

Ia sudah menjadi bek utama di RB Leipzig sejak tahun 2015, dengan total laga sejauh ini 176 pertandingan dan mencetak 15 gol serta menyumbang 6 assist.

2. Konsisten

Willi Orban merupakan sosok pemain yang pas untuk Tottenham. Dia adalah salah satu pemain paling konsisten di Bundesliga Jerman dalam beberapa tahun terakhir bersama RB Leipzig.

Musim ini, ia tak tergantikan di lini belakang RB Leipzig di semua kompetisi dengan jumlah laga sejauh ini 20 pertandingan mencetak 2 gol serta 1 assist.

Itu artinya, Orban memiliki presentase 67 persen tampil sebagai pemain utama, dengan 74 persen lebih banyak menit bermainnya.

Tak hanya tangguh, ia juga aktif dalam membangun serangan, dengan bukti 7 persen partisipasinya dalam mencetak gol untuk RB Leipzig musim ini dilansir dari Transfermarkt.

3. Miliki Jiwa Kepemimpinan

Orban adalah salah satu kapten klub dan jelas memiliki pengalaman serta kualitas kepemimpinan yang dicari Mourinho. Selain itu, performanya juga dapat diandalkan secara konsisten.

Di usianya yang kini 28 tahun, Orban tengah memasuki puncak kariernya. Dia setidaknya memiliki tiga atau empat musim lagi bermain di level teratas.

Kuat di udara dan disiplin serta taktis, pemain asal Hungaria bisa menjadi tambahan yang ideal untuk Tottenham pada Januari.