Cerita Drama Gabung ke AC Milan, Hauge Sebut Erling Haaland

Cerita Drama Gabung ke AC Milan, Hauge Sebut Erling Haaland

Terbaiknews - INDOSPORT.COM - Winger muda AC MilanJens Petter Hauge bercerita soal awal mula ia bisa merapat ke...

INDOSPORT.COM - Winger muda AC Milan, Jens Petter Hauge bercerita soal awal mula ia bisa merapat ke San Siro dan tentang kedekatannya dengan striker Borussia Dorrmund, Erling Haaland.

Jens Petter Hauge tiba-tiba direkrut AC Milan pada 1 Oktober lalu dengan biaya transfer 5 jita euro dan dikontrak selama 5 tahun kedepan.

AC Milan naksir pada penyerang sayap muda Norwegia ini setelah dia membukukan 1 gol dan 1 assist ketika memperkuat Bodo/Glimt menghadapi Tim Merah-Hitam di babak kualifikasi III Liga Europa pada 24 September 2020.

Walaupun Bodo/Glimt kalah 2-3, tetapi penampilan Hauge membuat AC Milan buru-buru mengamankan kontrak untuknya.

Dikutip dari Sempre Milan, Hauge bercerita bagaimana ia langsung menerima tawaran dari AC Milan setelah laga melawan Bodo/Glimt. Pemain berusia 21 tahun itu merasa bangga bisa memperkuat tim sekelas AC Milan.

"Setelah pertandingan itu, semuanya berjalan sangat cepat. Saya tidak perlu berpikir dua kali. Jika klub seperti Milan memberi Anda tawaran, Anda harus menerimanya," kata Hauge.

Selain itu Hauge juga menyinggung soal kedekatannya dengan striker Borussia Dortmund, Erling Haaland. Pemain berpaspor Denmark itu mengagumi sosok Haaland yang punya kualitas namun tetap membumi.

"Saya telah bermain dengan Haaland di banyak tim nasional junior dan juga sekarang di tim senior. Saya mencoba belajar darinya karena dia sangat berbakat tetapi tetap rendah hati. Kerja kerasnya setiap hari adalah teladan untuk saya,"

“Saya ingin mencoba menjadi seperti dia. dia menginspirasi saya. Dan yang terpenting, dia adalah panutan bagi begitu banyak pemain muda di Norwegia." pungkas Hauge.

Sayangnya, kabar kurang baik sedang menimpa Hauge. Keputusan mengejutkan dibuat AC Milan usai merilis daftar skuat yang dibawa di Liga Europa 2020/21. Anehnya, nama Jens Petter Hauge tak masuk dalam daftar tersebut.

Kedatangan Mario Mandzukic disinyalir sebagai salah sati penyebabnya. Padahal Hauge tampil cukup baik di kompetisi eropa kasta kedua itu. Dalam lima laga di Liga Europa, Hauge berhasil mencetak tiga gol.