Sejarah dan Perkembangan Akuntansi di Indonesia dan internasional

Sejarah dan Perkembangan Akuntansi di Indonesia dan internasional

Terbaiknews - Assalamualaikum warohmatullah wabarokatuhsebelumnya saya akan memperkenalkan nama saya Melda...

Assalamualaikum warohmatullah wabarokatuh, sebelumnya saya akan memperkenalkan nama saya Melda wulandari nim (503180063) saya seorang mahasiswi semester Â5 (lima), dari Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Prodi ÂAkuntansi ÂSyari"ah. Pada saat ini prodi Akuntansi syari"ah dikampus saya telah terakreditasi ""BAIK"" oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Perkembangan akuntansi di Indonesia saat ini relative lama dan bermula pada zaman penjajahan belanda. Butuh waktu hingga 100 tahun untuk mencapai system akuntansi yang sekarang ini dikenal dan banyak digunakan oleh masyarakat. Akuntansi mulai diterapkan di Indonesia sejak tahun 1642, akan tetapi bukti yang jelas akan terdapat dalam pembukuan amphioen societeit yang berdiri dijakarta sejak 1747 selanjutnya akuntansi di Indonesia berkembang setelah UU tanam paksa dihapuskan pada tahun 1870. Hal ini mengakibatkan munculnya para pengusaha swasta belanda yang menambahkan modalnya di Indonesia.

Pada tahun 1994, Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) telah melakukan berbagai langkah harmonisasi menggunakan standar akuntansi internasional didalam proses pengembangan standar akuntansi dan melakukan revisi total pada Prinsip Akuntansi Indonesia (PAI) 1984 dan sejak itu mengeluarkan standar keuangan yang diberi nama Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang diterbitkan sejak 1 oktober 1994. Standar Akuntasi Keuangan (SAK) ditetapkan sebagai standar akuntansi yang baku di Indonesia. Perkembangan standar akuntansi ketiga ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dunia usaha dan profesi dalam rangka mengikuti dan mengantisipasi perkembangan internasional.

Pada dasarnya akuntansi itu sama yaitu sarana bagi manajemen untuk mengkomunikasikan posisi keuangan, kinerja dan perubahan posisi keuangan kepada pihak berkepentingan. Akuntansi menyediakan informasi bagi pasar-modal modal besar, baik domestic maupun internasional. Awalnya, akuntansi dimulai dengan system pembukuan berpasangan (double entry bookkeping) di italia pada abad ke 14 dan 15.Paruh pertama abad 20, seiring timbulnya kekuatan ekonomi amerika serikat, kerumitan masalah akuntansi muncul bersamaan. Kemudian akuntansi diakui sebagai suatu disiplin ilmu akademik tersendiri. Setelah pengaruh akuntansi semakin terasa di dunia barat. Bagi banyak Negara, akuntansi merupakan masalah nasional dengan standar atau praktik nasional yang melekat erat dengan hukum nasional dan aturan profosional.(Ikatan Akuntansi Indonesia, 2008)

 A.Sejarah akuntansi di Indonesia

    ÂPada zaman penjajahan Belanda, perusahaan di Indonesia menggunakan sistem Kontinental atau tata buku yang digagas oleh Luca Pacioli. Meskipun sama-sama berasal dari pembukuan berpasangan, tetapi akuntansi berbeda dengan tata buku.Setelah tahun 1960, akuntansi cara Amerika (Anglo Saxon) mulai diperkenalkan di Indonesia. Seiring berjalannya waktu, akhirnya sistem pembukuan di Indonesia pun berganti dari Kontinental menjadi Anglo Saxon. Pada tahun 1957, peristiwa konfrontasi Irian Barat yang melibatkan Indonesia dan Belanda, sehingga berakibat pada seluruh pelajar yang berada di Belanda ditarik dan melanjutkan studinya di berbagai negara. Salah satunya adalah Amerika. Pada perkembangan berikutnya, akuntansi di Indonesia menerapkan Pedoman Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) sebagai upaya penyesuaian terhadap kondisi global, peningkatan transparansi laporan keuangan, dan  Âpeningkatan kualitas laporan keuangan di Indonesia.

   B. ÂPerkembangan Pendidikan Akuntansi DI Indonesia mulai muncul pada tahun 1942-1945 ketika Belanda mundur dari Indonesia, dan sampai pada tahun 1947 hanya ada satu orang akuntan yang berbangsa Indonesia yaitu Prof. Dr. Abutari.Upaya nasionalisasi perusahaan yang dimiliki Belanda oleh pemerintahan Indonesia dan pindahnya orang-orang Belanda saat tahun 1958 mengakibatkan kelangkaan akuntan dan tenaga ahli di Indonesia. Pada akhirnya Indonesia menerapkan sistem akuntansi model Amerika, dan pada kenyataannya praktik akuntansi Model Amerika cukup mudah berbaur dengan akuntansi Model Belanda khususnya di lembaga pemerintah,

Terjadi peningkatan yang signifikan pada jumlah institusi pendidikan tinggi yang menyediakan pendidikan akuntansi misalnya:

-Jurusan Akuntansi di Universitas Indonesia th. 1952

-Institut Ilmu Keuangan di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara -- STAN th 1990

-Univeritas Sumatra Utara pada th 1960

VIDEO PILIHAN