Review Buku "Orientasi ke Arah Pemahaman Filsafat Ilmu "

Review Buku "Orientasi ke Arah Pemahaman Filsafat Ilmu "

Terbaiknews - Judul buku   : Orientasi Ke Arah Pemahaman Filsafat IlmuPengarang  Â...

Judul buku   : Orientasi Ke Arah Pemahaman Filsafat Ilmu

Pengarang   Â: Prof. Dr. Mukhtar Latif M.Pdi

Penerbit     Â: Kencana Prenada Media

Tahun Terbit  : 2014

BAB IÂ

Pendahuluan

Sebelum terlahir kedunia Allah telah merencanakan segala hal untuk manusia itu sendiri, dan sejak hadirnya manusia ke dunia ini Allahpun telah memberikan ilmu pengetahuan untuk berfikir. Sama halnya dengan berfilsafat. Menurut tokoh Noeng Muhajir (2007) berpendapat bahwa ilmu dan filsafat yang bersumber dari kitab suci ialah berfungsi sebagai epistemologi moral dan religius. Epistemologi religiusnitu sendiri berkembang pada tatanan kehidupan bergama dalam keseharian. Yang mana berupaya untuk membuat penafsiran kitab suci guna memperoleh tuntunan terpercaya. Dan Muhajir sendiri mengatakan bahwa keyakinan religius tumbuh ketika ada dalam penghayatan religius manusia itu sendiri. Dan dengan kekuatan akal dan budi yaitu ilmu dan filsafat manusia dapat memperoleh atau mendapatkan kebenaran. Filsafat dapat disebut dengan hasil akal manusia yang mencari dan memikirkan sesuatu.

BAB II

Hakikat Filsafat Ilmu (Pengertian, Cakupan, Objek, Metode, dan Tujuan)

     Filsafat Ilmu adalah suatu penelaahan tentang kefilsafatan yang ingin menjawab pertanyaan yang berkenaan dengan hakikat ilmu itu sendiri, baik dilihat dari aspek ontologis, epistemologi, maupun aksiologis yang dilakukan melalui proses dialektika secara mendalam (radic) yang sistematis dan bersifat. Adapun proses adanya filsafat yaitu dimulai dari demitologisasi menuju gerakan logosentrisme. ÂFilsafat juga berkaitan dengan epistemologi, epistemologi juga disebut dengan filsafat ilmu, yang mana merupakan cabang filsafat yang mempelajari atau menentukan ruang lingkup pengetahuan. Epistimologi membahas bagaimana ilmu itu didapatkan bukan untuk apa dan atau mengenai apa. Secara umum filsafat ilmu dapat dimengerti dari dua sisi yaitu sebagai disiplin ilmu dan sebagai landasan filosofis bagi proses keilmuan. Disiplin ilmu yang dimaksud adalah filsafat ilmu merupakan cabang dari ilmu filsafat yang membicarakan tentang objek khusus, sedangkan filsafat ilmu sebagai landasan filosofis bagi proses keilmuan merupakan kerangka dasar dari proses keilmuan itu sendiri. Menurut tokoh Peter Angeles, filsafat ilmu memiliki empat bidang konsep konsentrasi utama yaitu : (a) telaah mengenai berbagai konsep, pra-anggapan, metode ilmu. (b) telaah dan pembenaran mengenai proses penalaran dalam ilmu dan struktur perlambangannya. (c) telaah mengenai keterkaitan antara berbagai ilmu. (d) telaah mengenai akibat pengetahuan ilmiah bagi hal-hal yang berkaitan dengan penyerapan dan pemahaman manusia terhadap realitas, entitas, teoretis, sumber, dan keabsahan pengetahuan, serta sifat dasar kemanusiaan. Adapun objek filsafat ilmu yaitu sudut pandang dari mana sang subjek menelaah objek materialnya. Sedangkan metode -- metode yang merupakan beberapa pendapat daripara ahli yaitu metode kritis, metode intuitif, metode skolastik, metode filsafat rene, metode geometri, metode transendental, metode fenomelogis, metode dialektis, metode neopositivitis. Lalu tujuan filsafat ilmu itu sendiri adalah untuk menjawab pertanyaan seputar bermacam -- macam ilmu.

BAB III

VIDEO PILIHAN