Chairul Tanjung Curhat Dampak Pandemik ke Bisnis Media

Chairul Tanjung Curhat Dampak Pandemik ke Bisnis Media

Terbaiknews - JakartaIDN Times - Dampak pandemik COVID-19 menghantam seluruh sektor bisnistidak terkecuali...

Jakarta, IDN Times - Dampak pandemik COVID-19 menghantam seluruh sektor bisnis, tidak terkecuali industri media. Hal itu dirasakan oleh pengusaha Indonesia sekaligus pemilik CT Corp, Chairul Tanjung.

CT Corp merupakan bisnis yang didirikan oleh Chairul Tanjung dan memiliki banyak lini, mulai dari properti, ritel hingga media.

Dalam diskusi "Jurnalisme Berkualitas: Menguatkan Keberlanjutan Profesi Wartawan dan Penerbitan Pers Guna Menyehatakan Demokrasi di Tengah Gempuran Disrupsi Digital" yang digelar secara virtual, Minggu (7/2/2021), pria yang akrab disapa CT itu tak memungkiri bahwa industri media ikut terdampak pandemik.

"Jadi kita semua pasti merasakan keprihatinan karena masalah yang dihadapi bersama yaitu pandemik COVID-19. Dampaknya tentu ada yang benefit tapi banyak juga mendapat kesengsaraan," kata CT.

1. Pemasukan dari iklan berkurang

Chairul Tanjung Curhat Dampak Pandemik ke Bisnis MediaIlustrasi Jurnalis (IDN TImes/Arief Rahmat)

Pandemik COVID-19 membuat kegiatan ekonomi terdampak. Imbasnya, konsumsi rumah tangga menjadi lesu. Hal itu membuat pemasangan iklan di media-media menjadi berkurang.

Kondisi tersebut, terjadi hampir di semua media, baik media konvensional, elektronik maupun digital.

"Di media digital juga sama. Spending iklan berkurang, tetapi tentu sekarang ini dengan disrupsi di masa pandemik memang efek dari media digital jauh lebih baik dibanding media konvensional," tuturnya.

2. Industri media harus berjuang

Chairul Tanjung Curhat Dampak Pandemik ke Bisnis MediaIlustrasi Bekerja (IDN Times/Fiqih Damarjati)

Kondisi yang terjadi sekarang, lanjut CT, harus bisa disikapi dengan bijak oleh semua bisnis, termasuk media. Oleh sebab itu, kesulitan yang terjadi saat ini harus bisa dilalui dengan langkah-langkah mitigasi yang baik.

"Kalau kita berhasil mengambil langkah-langkah yang bisa mengantisipasi keadaan pasti keadaannya akan lebih baik dibanding tidak mengantisipasi," ucap CT.

3. Memanfaatkan momentum untuk bisa survive

Chairul Tanjung Curhat Dampak Pandemik ke Bisnis MediaInstagram.com/dimancy.id

CT menjelaskan upaya yang dilakukannya saat ini untuk tetap bertahan adalah dengan memanfaatkan momentum yang sedang terjadi. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan perubahan perilaku dari konsumen di masa pandemik COVID-19.

"Contohnya kalau bikin conference biasanya harus fisik, sewa hotel, kasih makan. Kalau sekarang digital tanpa biaya. Kalau itu disisati, bisa menghasilkan uang cukup banyak tanpa biaya yang besar. Itu contoh keadaan yang ada," jelas dia.

CT menegaskan bahwa kunci untuk bisa bertahan di tengah pandemik COVID-19 adalah melakukan inovasi dan meningkatkan kreativitas.

"Kuncinya dua. Mengatasi masalah yang ada, lalu melihat masalah sebagai peluang, bukan ancaman dan meng-create semua kreativitas untuk keluar dari kesulitan yang ada," ujar dia.