Bandara Soekarno-Hatta akan Lakukan Disinfeksi Rutin

Bandara Soekarno-Hatta akan Lakukan Disinfeksi Rutin

Terbaiknews - Disinfeksi rutin dilaksanakan baik di area publik maupun di dalam gedung terminal. 
Disinfeksi rutin dilaksanakan baik di area publik maupun di dalam gedung terminal.Â

, JAKARTA -- Pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19 terus ditingkatkan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) Agus Haryadi mengatakan disinfeksi akan rutin dilaksanakan di Bandara Soekarno-Hatta baik di area publik maupun di dalam gedung terminal.

"Khusus tempat-tempat yang banyak disentuh oleh penumpang seperti troli, kursi, lift dan eskalator serta travelator juga rutin dibersihkan menggunakan cairan desinfektan," kata Agus, Rabu (25/3).

Agus mengatakna saat ini AP II menyediakan sebanyak delapan buah tempat penyemprotan desinfektan khusus atau disinfection tunnels terhadap pengguna jasa penumpang. Begitu juga untuj pekerja di Terminal 1, 2, dan 3 Bandara Soekarno-Hatta.

"Kami juga telah menempatkan empat disinfection tunnels untuk penumpang di terminal 3, dan dua unit disinfection tunnels untuk pekerja yang masuk melalui loading dock domestik maupun Internasional serta dua buah disinfection tunnels di Terminal 1 dan 2," jelas Agus.

Tak hanya itu, Agus memastikn AP II juga menambah tempat cuci tangan di area yang banyak dikunjungi pengguna jasa. Sebanyak 18 wastafel portabel tersebar di sejumlah titik, mulai dari area kedatangan, food hall, area perkantoran, taman pensil, secondary curbside, SMMILE Center, serta loading dock domestik dan internasional.

"Kami juga menambah tempat hand sanitizer yang mudah ditemukan oleh pengguna jasa bandara. Saat ini terdapat sebanyak 148 titik di Terminal 1, 2 dan 3," ungkap Agus.

Sebelumnya, disinfeksi juga dilakukan serentak di Terminal 1, Terminal 2 dan Terminal 3. Penyemprotan disinfektan dilakukan di terminl keberangkatan hingga area parkir di masing-masing. Hal tersebut dilakukam dengan menerjunkan satu unit mobil damkar, enam unit mobil khusus, dan sebanyak 50 petugas yang dilengkapi tabung penyemprotan portabel.