Sri Mulyani Sebut Covid-19 Tak Menjadi Penghalang RI Jadi Negara Maju

Sri Mulyani Sebut Covid-19 Tak Menjadi Penghalang RI Jadi Negara Maju

Terbaiknews - - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskanpandemi Covid-19 tidak mengubah target...

, - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan, pandemi Covid-19 tidak mengubah target Indonesia untuk bisa menjadi negara maju pada tahun 2045 mendatang.

Dalam 25 tahun lagi, harapannya Indonesia masuk dalam empat negara dengan perekonomian terbesar di Indonesia.

Untuk itu, Bendahara Negara itu pun menjelaskan, pemerintah terus melakukan proses transformasi ekonomi meski di tengah pandemi.

Erick Thohir Mau Bangun Markas Besar BUMN di Luar Negeri

"Tantangan dengan adanya pandemi Covid-19 tidak seharusnya membuat kita shifting attention kita, namun kita juga tahu bahwa Covid-19 harus kita tangani," ujar Sri Mulyani dalam webinar nasional DPR RI, Rabu (18/11/2020).

"Covid-19 harus bisa kita kelola, harus kita tangani sehingga tidak menjadi alasan atau excuse untuk perjalanan kita menuju negara yang berpendapatan tinggi," ujar dia.

Pandemi Covid-19 telah menyebabkan hampir seluruh kegiatan ekonomi di dunia alami tekanan.

Bahkan, di Indonesia, pertumbuhan ekonomi dua kuartal tahun ini mengalami kontraksi atau minus 5,32 persen dan 3,49 persen.

Sri Mulyani pun menilai, titik terendah telah dilalui dan di kuartal IV ini perekonomian mulai menunjukkan pemulihan.

"Mulai menunjukkan perbaikan pada kuartal III ditopang dari sisi pengeluaran maupun produksi. Mayoritas produksi kita menunjukkan pembalikan. Situasi yg mulai membalik menuju arah positif harus terus dijaga dan diakselerasi," ujar dia.

Indonesia masuk sebagai negara berpendapatan tinggi di 2045.

Adapun di tahun ini Indonesia berhasil naik kelas menjadi negara berpendapatan menengah atas, dengan GNI per kapita sebesar 4.050 dollar AS, dari sebelumnya 3.840 dollar AS.

Bidik Terbaik di Asia Tenggara, BTN Terapkan Budaya Kerja Baru

Indonesia sejajar dengan negara-negara berpendapatan menengah atas lainnya, seperti Thailand, Malaysia, dan China.

Adapun GNI per kapita Thailand adalah 7.260 dollar AS, Malaysia 11.200 dollar AS, dan China 10.410 dollar AS.

Untuk menjadi negara maju, Indonesia ditargetkan bisa mencetak pendapatan per kapita hingga 23.199 dollar AS pada tahun 2045 mendatang.