Sepekan, Volume Transaksi Saham di BEI Melonjak 13,54 Persen

Sepekan, Volume Transaksi Saham di BEI Melonjak 13,54 Persen

Terbaiknews - - Dalam sepekanBursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan pergerakan data perdagangan yang...

, - Dalam sepekan, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan pergerakan data perdagangan yang seluruhnya ditutup positif.

Peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata volume transaksi, yaitu sebesar 13,54 persen menjadi 18,217 miliar saham, dari 16,044 miliar saham pada pekan lalu.

Kemudian, rata-rata frekuensi harian selama sepekan turut meningkat 3,60 persen menjadi 949.073 kali transaksi dibandingkan 916.063 kali transaksi pada pekan sebelumnya.

(IHSG) juga mengalami peningkatan 2,03 persen, dan berada pada level 5.571,65 dari posisi 5.461,05 pada penutupan pekan lalu.

Ekonom: Meski Indonesia Resesi, Likuiditas Perbankan Nasional Solid

Sekretaris Perusahaan PT BEI, Yulianto Aji Sadono mengatakan, kenaikan tersebut juga turut didukung oleh kapitalisasi pasar bursa yang mencapai Rp 6.474,868 triliun dari Rp 6.347,942 triliun atau meningkat 2,00 persen.

"Rata-rata nilai transaksi harian selama sepekan kompak mengalami peningkatan sebesar 0,79 persen atau Rp 12,41 triliun dari Rp 12,31 triliun pada penutupan pekan lalu," kata Yulianto dalam siaran pers, Jumat (20/11/2020).

Pada akhir pekan, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 321,93 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2020 mencatatkan jual bersih sebesar Rp 40,882 triliun.

Pada pekan ini, terdapat dua pencatatan Obligasi di BEI, yakni Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank BJB Tahap II Tahun 2020 (Obligasi) yang diterbitkan oleh PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk dengan nilai nominal sebesar Rp 500 miliar.

Selanjutnya, Obligasi Berkelanjutan II Bank Sulselbar Tahap II Tahun 2020 (Obligasi Tahap II) yang diterbitkan oleh PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat dengan nominal sebesar Rp 750 miliar.

Sri Mulyani Sebut Vaksin Pfizer Beri Sentimen Positif Perekonomian Dunia

Adapun hingga saat ini total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2020 adalah 94 emisi dari 58 emiten senilai Rp 74,47 triliun.

Dengan kedua pencatatan tersebut, maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 466 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 425,18 triliun dan 47,5 juta dollar AS serta diterbitkan oleh 127 emiten.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 127 seri dengan nilai nominal Rp 3.667,39 triliun dan 400 juta dollar AS. EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp 7,18 triliun.