LPS: Suku Bunga Simpanan Perbankan Diproyeksi Terus Turun

LPS: Suku Bunga Simpanan Perbankan Diproyeksi Terus Turun

Terbaiknews - - Lembaga Penjamin Simpanan ( LPS) mengungkapkantingkat suku bunga simpanan perbankan...

, - Lembaga Penjamin Simpanan ( LPS) mengungkapkan, tingkat suku bunga simpanan perbankan menunjukkan penurunan.

Tren penurunan itu berpotensi terus berlanjut.

Meski demikian, Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, penurunan suku bunga perbankan saat ini masih belum sepenuhnya sejalan dengan besaran penurunan kebijakan Tingkat Bunga Penjaminan periode sebelumnya.

LPS Pertahankan Suku Bunga Penjaminan

Ia menjelaskan, perkembangan suku bunga pasar simpanan (SBP) pada 53 bank benchmark rupiah terpantau melanjutkan penurunan.

SBP rupiah turun 19 basis points (bps) menjadi 3,49 persen pada periode observasi 17 Desember 2020–19 Januari 2021.

Sementara itu, SBP di 19 bank benchmark valuta asing (valas) pada periode observasi 10 Desember 2020 hingga 19 Januari 2021 mengalami penurunan sebesar 3 bps menjadi 0,36 persen.

"Dari hasil evaluasi dan observasi, LPS menilai bahwa perbankan telah memberikan respons langsung atas penurunan kebijakan penurunan BI7DRR dan Tingkat Bunga Penjaminan periode sebelumnya," ujar Purbaya dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (28/1/2021).

Namun, langkah penurunan tersebut belum sepenuhnya sejalan dengan besaran penurunan periode sebelumnya, sehingga dipandang perlu memberikan waktu tambahan untuk perbankan melakukan penyesuaian.

Bunga Kredit Bank Belum Turun, Bos LPS: Ada Faktor X

Purbaya mengatakan, suku bunga simpanan diperkirakan masih akan melanjutkan tren penurunan ditopang kondisi likuiditas internal bank yang kuat.

Kondisi dan prospek likuiditas perbankan pun dinilai berada dalam kondisi cukup stabil, kendati masih terdapat beberapa risiko ketidakpastian sebagai dampak pandemi Covid-19 yang potensial berdampak ke sektor perbankan.

"Di sisi lain, LPS juga terus mencermati intensitas persaingan suku bunga simpanan yang cenderung menunjukkan penurunan kendati laju penurunan suku bunga maksimal belum cukup merata," pungkas Purbaya.