Jurus Petrokimia Gresik Bantu Cegah Krisis Pangan

Jurus Petrokimia Gresik Bantu Cegah Krisis Pangan

Terbaiknews - Jakarta - Petrokimia Gresik memicu peningkatan produktivitas pertanian dengan penyemprotan massal...

, Jakarta - Petrokimia Gresik memicu peningkatan produktivitas pertanian dengan penyemprotan massal pupuk NPK dan organik cair Phonska Oca. Hal ini merupakan upaya antisipasi Krisis pangan di tengah pandemi Covid-19.

Direktur Pemasaran Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih mengatakan, Petrokimia Gresik berupaya memperkuat sektor produksi pertanian dalam negeri di tengah wabah Covid-19. Dimana intensifikasi pertanian menjadi salah satu strategi untuk menggenjot produktivitas tanaman pangan di tengah ancaman krisis pangan.

Dalam pelaksanaanya, Petrokimia Gresik menalumam penyemprotan massal pupuk NPK dan organik cair Phonska Oca di enam kabupaten yaitu Banyuwangi, Lumajang, Bondowoso, Bojonegoro, Sragen dan Banjarnegara.

â&;&;Kegiatan ini kami laksanakan secara beruntun di enam kabupaten di Jawa Timur dan Jawa Tengah, dan tidak menutup kemungkinan untuk dilakukan sosialisai dan edukasi serupa di berbagai daerah lainnya," kata Digna, di Jakarta, Sabtu (25/7/2020).

Digna mengungkapkan, penggunaan pupuk Phonska Oca, merupakan upaya Petrokimia Gresik untuk mewujudkan pertanian berkelanjutan melalui peningkatan produktivitas tanaman sekaligus perbaikan kondisi tanah.

Hal ini sangat penting mengingat berdasarkan data Balai Besar Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP) pada 2018, setidaknya 70 persen dari 8 juta hektare lahan sawah di Indonesia kurang sehat. Artinya, sekitar 5 juta hektare lahan sawah memiliki kandungan bahan organik yang rendah.

Kondisi ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah penggunaan pupuk anorganik dan pestisida yang berlebihan dalam jangka panjang yang menyebabkan kandungan bahan organik dalam tanah terdekomposisi dan semakin sedikit.

â&;&;Untuk itu melalui kegiatan ini, kami juga ingin meningkatkan kesadaran petani tentang pentingnya penggunaan pupuk organik, dalam hal ini adalah Phonska Oca" ujar Digna.