Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan Seret IHSG Anjlok 2 Persen

Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan Seret IHSG Anjlok 2 Persen

Terbaiknews - KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi 2 persen pada awal...

, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi 2 persen pada awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (25/1/2021). Namun, perlahan indeks mulai bergerak menguat ke zona hijau.

Menurut analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji, sempat anjloknya IHSG dipengaruhi oleh sentimen negatif dugaan korupsi BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek yang saat ini sedang dalam penyidikan Kejaksaan Agung RI.

“Berkaitan dengan BP Jamsostek, market sangat mengharapkan adanya transparansi dalam segala praktik bisnis pasar modal di tanah air. Market juga mengharapkan adanya supremasi hukum dalam memberantas praktik korupsi yang merugikan iklim investasi pasar modal di tanah air,” ujar Nafan kepada Kompas.com.

IHSG Pagi Merosot 145 Poin, Bagaimana dengan Rupiah?

Hal senada juga disampaikan oleh Analis Artha Sekuritas Dennis Christopher yang menilai, sentimen dana jumbo BP Jamsostek di pasar modal mempengaruhi pergerakan IHSG hari ini.

“Iya tentu sangat berpengaruh, untuk trader tentu ini saatnya untuk sell dan wait and see,” jelas Dennis.

Selain setimen dugaan korupsi BP Jamsostek yang membayangi pergerakan IHSG pagi ini, kenaikan kasus Covid-19 dan kebijakan pemerintah memperpanjang masa PPKM juga memberikan sentimen negatif bagi pasar.

“Di sisi lain, belum terdapat data makroekonomi domestik maupun internasional yang memberikan high impact terhadap pasar,” jelas Nafan.

Proyek Tol yang Digugat Tommy Soeharto Ternyata Milik Perusahaan Tutut