Dari Posisi ke 1.063, Pengusaha Asal China Ini jadi Orang Terkaya Nomor 6 di Dunia

Dari Posisi ke 1.063, Pengusaha Asal China Ini jadi Orang Terkaya Nomor 6 di Dunia

Terbaiknews - NEW YORK- Pengusaha air kemasan asal China Zhong Shanshan kini tercatat sebagai orang terkaya...

NEW YORK, - Pengusaha air kemasan asal China Zhong Shanshan kini tercatat sebagai orang terkaya nomor enam di dunia.

Pengusaha yang namanya tak terlalu terkenal di luar China tersebut hingga bulan April tahun lalu hanya berharta 2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 28,2 triliun (kurs Rp 14.100). Dengan nilai kekayaan tersebut, Zhong pun menempati posisi ke 1.063 dalam daftar kaya dunia oleh Forbes.

Dilansir dari Forbes, Senin (11/1/2021), kini Zhong memiliki nilai kekayaan mencapai 95,6 miliar dollar AS atau sekitar Rp 1.347,96 triliun.

Jengkel Tiap Tahun Subsidi Pupuk Rp 33 Triliun, Jokowi: Tapi Hasilnya Apa?

Pada September 2020 lalu, perusahaannya Nongfu Spring, yang menguasai hampir 20 persen pasar air minum kemasan di China, sukses melantai di bursa saham Hong Kong. Harga saham perusahaan tumbuh tiga kali lipat sejak perusahaan menawarkan saham perdana (initial public offering/IPO).

Sebelum tahun 2020 berakhir, Zhong pun telah melampaui posisi Jack Ma sebagai orang terkaya di China, bahkan mengambil alih posisi Mukesh Ambani sebagai orang terkaya di Asia.

Nilai kekayaan Zhong pun terus tumbuh pada tahun 2021. Harga saham Nongfu Spring tumbuh meroket 21 persen pekan ini, ketika di saat yang bersamaan saham yang dia miliki di perusahaan lain, yakni produsen vaksin Beijing Wantai Biological Pharmacy tumbuh hingga 26 persen.

BEI Ingatkan Influencer Terkait Potensi Pelanggaran dan Tuntutan atas Endorse Saham

Dengan total nilai kekayaan hingga 95,6 miliar dollar AS tersebut, Zhong telah melampaui CEO Berkshire Hathaway Warren Buffett serta selangkah lagi mengambil posisi CEO Facebook Mark Zuckerberg.

Harga saham Zucerberg sendiri merosot 2,4 miliar dollar AS pekan ini di saat yang bersamaan harta Elon Musk meroket.

Kontrol Partai Demokrat di Washington diperkirakan bakal memperketat aturan untuk perusahaan teknologi raksasa.

Harga saham facebook merosot hingga 2 persen pekan lalu, hal yang sama juga terjadi pada perusahaan induk Google, Alphabet yang harga sahamnya merosot 3 persen. Sementara itu, harga saham Amazon terkoreksi 2,3 persen, menyebabkan nilai kekayaan Jeff Bezos turut terkoreksi sebesar 4 miliar dollar AS.