Awali Pekan, IHSG Pagi Menguat, Rupiah Fluktuatif

Awali Pekan, IHSG Pagi Menguat, Rupiah Fluktuatif

Terbaiknews - - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) pagi ini berada pada zona hijau pada awal perdagangan di...

, - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) pagi ini berada pada zona hijau pada awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (12/10/2020).

Melansir data RTI, pukul 09.02 WIB, IHSG berada pada level 5.098,29 atau naik 44,63 poin (0,88 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 5.053,66.

Sebanyak 185 saham melaju di zona hijau dan 61 saham di zona merah. Sedangkan 132 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 328,07 miliar dengan volume 454,73 juta saham.

Akhiri Pekan, IHSG dan Rupiah Kompak Menguat

Adapun bursa saham Asia pagi ini mayoritas berada di zona hijau. Dengan indeks Hang Seng Hong Kong naik 1,59 persen, Indeks Komposit Shanghai China menguat 1,6 persen, dan indeks Strait Times Singapura naik 0,54 persen. Sedangkan indeks Nikkei Jepang turun 0,18 persen.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di pasar spot pagi ini fluktuatif. Data Bloomberg menunjukkan, meski sempat dibuka hijau, rupiah pukul 09.30 WIB melemah 0,10 persen pada Rp 14.715 per dollar AS.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra memperkirakan rupiah hari ini berpotensi melemah.

" Rupiah berpotensi tertekan lantaran pembicaraan paket stimulus fiskal AS yang masih mandek. Ini mendorong pelaku pasar menahan diri untuk masuk ke aset berisiko hari ini," kata Ariston.

Dari dalam negeri, pasar masih mewaspadai isu UU Cipta Kerja yang berpotensi menekan rupiah. Pasar juga khawatir dengan adanya demo lanjutan.

Meskipun demikian, pasar mencerna kebijakan PSBB yang dinilai memberi dampak positif untuk penguatan rupiah karena DKI lebih membuka perekonomiannya.

Ariston memproyeksikan rupiah hari ini berpotensi berada pada kisaran Rp 14.650 per dollar AS sampai dengan Rp 14.750 per dollar AS.

Omnibus Law Pengaruhi IHSG, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini