Waduh! AS Kirim Kapal Perang Lagi ke Perairan Indo-Pasifik

Waduh! AS Kirim Kapal Perang Lagi ke Perairan Indo-Pasifik

Terbaiknews - JakartaCNBC Indonesia - Amerika Serikat mengirimkan kembali kapal perangnya di perairan Indo...
Jakarta, CNBC Indonesia - Amerika Serikat mengirimkan kembali kapal perangnya di perairan Indo Pasifik. USS Ronald Reagan kini tengah melakukan operasi sebagaimana ditulis website resmi angkatan bersenjata AS. www.navy.mil, Kamis (21/5/2020)
Penugasan ini, untuk memastikan kebebasan dan keterbukaan di perairan Laut China Timur dan Laut China Selatan. Sebagaimana diketahui, tensi AS di perairan itu, terutama Laut China Selatan tengah memanas China.


â&;¨"Sebagai bukti slogan kami, kru Reagan telah membuktikan berulang kali membuktikan bahwa apa pun tantangan yang kami hadapi, semuanya dapat kami selesaikan," kata Kapten Pat Hannifin, komandan Reagan.

â&;¨â&;¨Nantinya kapal induk ini akan bermitra dengan sekutu AS untuk memperkuat kemampuan regional negara mitra. Termasuk mengembangkan konsep perang dan meningkatkan pertahanan.
"AS tetap berkomitmen untuk melindungi hak-hak kebebasan dan penggunaan laut secara sah," tulis pernyataan itu.
Waduh! AS Kirim Kapal Perang Lagi ke Perairan Indo-PasifikFoto: Kapal Perang Amerika di Laut China Timur (Twitter @USNavy)
Kapal Perang Amerika di Laut China Timur (Twitter @USNavy)

Hubungan AS dengan China terus memanas beberapa bulan terakhir. Setelah perang dagang mereda dengan perdamaian Fase I yang ditandatangani Januari lalu, hubungan kedua negara memburuk karena corona COVID-19.
AS menyalahkan China karena pandemi. Dari data organisasi yang terkait Kementerian Pertahanan China, Reuters menulis, ada laporan yang memungkinkan perang terbuka terjadi diantara kedua negara.
Khusus wilayah Laut China Selatan, seiring agresifnya China, AS juga intens melakukan patroli. AS beberapa kali terlihat di dekat perairan Taiwan, bahkan pernah mencapai laut Malaysia, saat kapal China dikabarkan membuntuti kapal minyak yang terafiliasi dengan Petronas.

â&;¨â&;¨

[Gambas:Video CNBC]


(res)