Tren Staycation, Okupansi Hotel Saat Long Weekend Tembus 50 Persen

Tren Staycation, Okupansi Hotel Saat Long Weekend Tembus 50 Persen

Terbaiknews - – Okupansi hotel Jawa Timur (Jatim) meningkat pada libur panjang akhir pekan ini. Bahkan,...

– Okupansi hotel Jawa Timur (Jatim) meningkat pada libur panjang akhir pekan ini. Bahkan, tingkat huniannya bisa mencapai 50 persen. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jatim optimistis bisnis perhotelan membaik seiring kemampuan masyarakat beradaptasi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Ketua PHRI Jatim Dwi Cahyono menyebutkan, belakangan okupansi hotel berkisar 30 persen. Okupansi itu naik jika dibandingkan pada awal pandemi dan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Bahkan, (hotel) bintang tertentu bisa di atas 50 persen. Mengingat, tiket kereta api pun sampai habis terjual. Kunjungan di berbagai destinasi wisata meningkat,” ujarnya Kamis (29/10).

Di Jatim, destinasi wisata pada long weekend ini, antara lain, Malang Raya, Pasuruan, dan Banyuwangi. Namun, di daerah bisnis terjadi pula peningkatan. Misalnya, Surabaya.

“Jadi, mereka yang tidak berani pergi jauh-jauh lebih memilih untuk menginap di hotel dalam kota atau staycation,” kata Dwi.

Secara terpisah, Country Head OYO Indonesia Agus Hartono Wijaya melaporkan bahwa performa hotel OYO membaik. Tingkat okupansinya naik 70 persen dari titik terendah pada April lalu. Dia optimistis potensi industri hospitality di Indonesia mulai bangkit.

Tren staycation juga menggairahkan hotel-hotel bujet di kota-kota besar. Hotel dengan 20–30 kamar lebih diminati. Sebab, pelanggan bisa tetap menerapkan physical distancing dan higienitas.