Tim SAR Temukan Belasan Puing Pesawat Hingga Potongan Pakaian

Tim SAR Temukan Belasan Puing Pesawat Hingga Potongan Pakaian

Terbaiknews - JakartaCNBC Indonesia - Puing dan atribut korban kecelakaan pesawatÂSriwijaya Air SJ182...

Jakarta, CNBC Indonesia - Puing dan atribut korban kecelakaan pesawatÂSriwijaya Air SJ182 terus ditemukan. Terbaru, KRI Tjiptadi dengan komandan Letkol Laut Ricky Intriadi menemukan 15 puing pesawat dan 5 potong pakaian hasil evakuasi.
"Kami menyerahkan 15 puing pesawat dan 5 potong pakaian yang berhasil ditemukan oleh tim penyelam gabungan dari Angkatan Laut," ujar Komandan Letkol Laut Ricky Intriadi yang merapat pukul 18.15 WIB mengutip keterangan tertulis Basarnas di Jakarta, Minggu (10/1/2021).
Selang 30 menit kemudian, merapat tim SAR dari KN Gelatik dari KPLP yang dipimpin Kapten Satriaji Yudha.
"Kami berhasil menemukan passenger seat dan body part korban yang masih mengenakan baju warna kuning di sekitar arah tenggara Pulau Untung Jawa" katanya.
Sekitar pukul 19.40 WIB, merapat lagi Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Banten yang dipimpin Margono, rescuer dari Kantor SAR Banten.


Dirinya menyerahkan 6 kantong berisi body part korban. Semua hasil pencarian tersebut diterima oleh Direktur Operasi Basarnas, Brigjen TNI (Mar) Rasman selaku SAR Mission Coordinator (SMC).
Selanjutnya, SMC menyerahkan semua hasil evakuasi obyek pencarian tersebut ke DVI Polri dan KNKT untuk penyelidikan lebih lanjut.
Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono meminta kepada keluarga korban untuk dapat membantu tim DVI dalam melakukan tugasnya.
"Keluarga korban bisa datang memberikan data kepada tim DVI. Berupa dokumen, ijazah, KK, dan sebagainya. Karena keterangan apapun itu sangat membantu bagi tim DVI untuk identifikasi daripada jenazah yang jadi korban pada peristiwa kecelakaan tersebut," tegasnya pada konferensi pers di RS Polri, Jakarta.
Setidaknya ada 306 personel yang menjadi bagian tim DVI. Diantaranya adalah dari Polri, TNI, Kementerian Kesehatan, Ikatan Dokter Ahli Forensik, yang semuanya bekerja sama untuk melakukan identifikasi terhadap korban.
"Mulai besok tim akan melakukan tugas, identifikasi terhadap kantong jenazah atau hal lain berhubungan dengan pesawat tersebut," pungkasnya.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)