Tesla Diam-Diam Sudah Kirim Proposal ke RI, Apa Isinya?

Tesla Diam-Diam Sudah Kirim Proposal ke RI, Apa Isinya?

Terbaiknews - JakartaCNBC Indonesia - Pabrikan raksasa mobil listrik asal Amerika Serikat Tesla sudah resmi...

Jakarta, CNBC Indonesia - Pabrikan raksasa mobil listrik asal Amerika Serikat Tesla sudah resmi mengirim proposal rencana investasi ke pemerintah Indonesia.

Proposal itu menandakan bahwa Tesla kian serius untuk berinvestasi di tanah air. Kepastian ini disampaikan Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Jodi Mahardi di bawah Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan kepada CNBC Indonesia.

"Sudah (diterima proposal Tesla). Tapi saya tidak bisa disclose. Ada NDA (Non Disclosure Agreement (NDA) atau perjanjian kerahasiaan)," kata Jodi, Kamis (4/2/21) siang.


Kepastian itu memang sudah ditunggu sejak lama, yakni sejak tahun 2020 lalu. Namun, Luhut sudah memberi aba-aba kemarin sore yang memberi indikasi progresnya terus berjalan.

"Ya kita belum tahu berapa besarnya tapi yang kami tahu dan kami belum bisa men-disclose terlalu detail ke publik tapi kami sudah enam kali ber-video call dan NDA sudah selesai ditandatangani dan saya pikir hari ini atau besok kami akan menerima proposal dari mereka," kata Luhut dalam Youtube IDX Channel, dikutip Kamis (4/2/2021).

Proposal tersebut bakal berisi beragam penawaran yang diberikan Tesla kepada Indonesia, mulai dari nilai investasi, rencana ke depan hingga hal teknis lainnya. Sebelum memberikan proposal resmi, Tesla sudah melakukan pembicaraan mengenai detil teknis.

Namun, pembicaraan itu terjadi secara virtual. Tim Tesla yang semula bakal datang ke Indonesia pada awal Januari dan Februari ini belumÂbisa ke Indonesia karena kebijakan larangan penerbangan internasional.

Sementara itu, Deputi Investasi Pertambangan Kemenko Marves Septian Hario Seto menyebut Tesla berencana memasuki dua bagian investasi. Yakni di pembuatan baterai dan energy storage system.

"Bisa dibilang untuk teknologi baterai, Tesla salah satu yang terbaik secara pribadi dibanding LG, CATL. Tesla teknologi baterainya selangkah lebih maju dalam coverage distance, sekitar 650 Km sekali cas full," sebutnya.

Sedangkan energy storage system adalah semacam giga baterai skala besar yang bisa menyimpan tenaga listrik besar hingga megawatt untuk stabilisator atau untuk pengganti sebagai pembangkit peaker.

"Ini yang juga mereka bicarakan. Mereka teknologi sangat advance di Australia, beberapa proyek sudah dilakukan dan sangat berhasil," sebutnya.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)