Singkirkan No 1 Indonesia, Ganda Malaysia Akui Tak Pikir Menang-Kalah

Singkirkan No 1 Indonesia, Ganda Malaysia Akui Tak Pikir Menang-Kalah

Terbaiknews - Ganda putri nomor satu Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu gagal melaju ke semifinal BWF World Tour Finals 2020. (Badminton Photo)

JawaPos.com-Ganda putri nomor satu Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu secara tragis gagal melangkah ke semifinal BWF World Tour Finals 2020.

Hanya membutuhkan satu game saja karena sudah meraih dua kemenangan di awal, Greysia/Apriyani malah kalah straight game melawan ganda Malaysia Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean. Greysia/Apriyani kandas dengan skor 21-13 dan 21-17.

Dengan hasil ini, tiga pasangan yakni Lee So-hee/Shin Seung-chan (Korea Selatan), Chow/Lee, dan Greysia/Apriyani sama-sama meraih dua poin hasil dua menang dan sekali kalah dalam tiga pertandingan.

Namun Lee/Shin berhasil memuncaki klasemen akhir Grup A karena unggul dalam selisih game yakni plus tiga (5-2). Sementara itu, Chow/Lee dan Greysia/Apriyani memiliki selisih game yang sama yakni plus satu (4-3).

Namun, Chow/Lee berhak menempati peringkat kedua karena unggul head-to-head atas Greysia/Apriyani.

“Hari ini kami tampil bagus dan membuat lawan kami terus tertekan. Kami tidak membuat kesalahan-kesalahan gampang. Kami bermain fokus meraih poin demi poin untuk mengalahkan mereka,” ucap Chow dikutip dari situs resmi BWF.

“Pertandingan itu adalah duel dengan reli yang panjang. Namun, kami fokus kepada bola. Kami tidak berpikir soal menang dan kalah. Kami hanya ingin menekan mereka dengan smes dan rotasi yang kami lakukan,” imbuh Chow.

Memang, sejak awal, Chow/Lee tampil sangat dominan. Mereka terus menekan dan tidak memberikan kesempatan Greysia/Apriyani berkembang. Di sisi lain, Greysia/Apriyani terlihat sangat terbebani dan tidak mampu lepas dari tekanan lawan.

Pada game pertama, Chow/Lee unggul jauh ketika interval dengan skor 11-4 dan akhirnya menutup game pembuka dengan skor nyaman 21-13. Kondisi game kedua juga serupa. Sejak awal, Chow/Lee selalu unggul dan tidak pernah membiarkan Greysia/Apriyani memimpin dalam perolehan angka.


Pukul Ganda No 2 Dunia, No 1 Korea: Ahsan Pemain yang Sangat Bagus
No 1 Indonesia Catat Rekor Pertandingan Terlama dalam Sejarah Nasional
Dihajar Hendra/Ahsan, Ganda Rusia: Susah Sekali Mengalahkan Mereka

“Lawan kami sangat bagus dalam defense. Jadi kami membuat mereka menyerang lebih dulu lalu kami melakukan counter-attack dari belakang. Itulah cara kami meraih angka demi angka. Kami bermain bagus di game pertama dan terus menekan mereka,” kata Lee.

“Kepercayaan diri kami sangat tinggi setelah kemenangan di game pertama. Dan saya kira, kami harus memperkuat mental untuk laga semifinal. Sekarang tidak ada yang 100 persen pasti. Kami bersemangat dan tidak pantang menyerah,” imbuh Lee.