RS Polri: Proses Identifikasi Korban Sriwijaya Air Terus Berlangsung

RS Polri: Proses Identifikasi Korban Sriwijaya Air Terus Berlangsung

Terbaiknews - JakartaIDN Times - Komandan DVI Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri Kombes Hery Wijatmoko...

Jakarta, IDN Times - Komandan DVI Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri Kombes Hery Wijatmoko mengatakan, meski pencarian Pesawat Sriwijaya Air SJY 182 sudah dihentikan Basarnas, ia memastikan proses identifikasi korban akan terus berlangsung sepekan ke depan.

“Operasi DVI tetap berjalan semoga dalam satu minggu ini kami bisa selesaikan sampel dari anterortem dan postmortem untuk direkonsiliasi,” kata Hery saat konferensi pers di RS Polri Kramat Jati Jakarta Timur, Jumat (22/1/2021).

Polri juga akan menarik tim di fase satu Tanjung Priok untuk mempertebal operasi DVI di RS Polri pada fase-fase selanjutnya.

“Nanti saya sampaikan bahwa untuk konferensi pers pukul sembilan (pagi) kami tiadakan, dan rilis pukul 15.00 WIB tergantung adanya temuan,” ujar dia.

1. Sebanyak 47 korban Sriwijaya Air SJY 182 teridentifikasi

RS Polri: Proses Identifikasi Korban Sriwijaya Air Terus BerlangsungProses evakuasi badan pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Dok/. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah menerima 325 kantong jenazah korban Sriwijaya Air SJY 182 per Jumat (22/1/2021).

RS Polri sendiri sejauh ini sudah berhasil mengidentifikasi 47 korban pesawat rute Jakarta-Pontianak itu. 35 korban di antaranya sudah diserahkan ke keluarga sementara 12 lainnya masih dalam proses.

"Kami telah menerima sebanyak 325 kantong (jenazah) dari fase 1 di Tanjung Priok, bertambah 1. Dan ada 274 kantong properti. Jadi ada tambah 10,” kata Hery.

2. DVI Polri sudah menerima 714 sampel DNA

RS Polri: Proses Identifikasi Korban Sriwijaya Air Terus BerlangsungKeluarga penumpang Sriwijaya AirÂSJY182 mulai mendatangi Posko Ante Mortem Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (10/1/2020) (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Tim DVI Polri juga telah menerima 714 DNA keluarga korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJY 182. Hery menjelaskan, angka tersebut terdiri dari 174 antemortem dan 540 postmortem.

“Mohon dipahami bahwa sejumlah sampel tersebut membutuhkan waktu untuk mem-profiling, menganalisis, mencocokan data jadi data yang banyak itu nanti akan di profil nanti akan dicocokkan dalam fase rekonsiliasi,” ujarnya.

3. Jasa Raharja baru memberikan santunan kepada 42 ahli waris

RS Polri: Proses Identifikasi Korban Sriwijaya Air Terus BerlangsungPenemuan bagian bodi Pesawat Sriwijaya Air SJY182 pada Selasa (12/1/2021) (IDN Times/Aldila Muharma)

Hingga saat ini, Jasa Raharja juga telah menyelesaikan santunan kepada 42 ahli waris korban pesawat dari 47 korban teridentifikasi. Sementara, lima lainnya masih dalam proses.

“Dari keseluruhan korban, dari pendataan jasa raharja, sebaran para korban itu ada 12 provinsi dan ada 22 kabupaten/kota,” ujar Humas PT Jasa Raharja Aryo Wahyudi Kusuma.

Korban terjamin Jasa Raharja dan besaran santunan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No. 15/PMK.010/ 2017, bagi seluruh korban meninggal dunia, masing-masing ahli warisnya berhak menerima santunan sebesar Rp50 juta.