Ratusan Anggota Polda Jatim Lakukan Donor Plasma untuk Pasien Covid-19

Ratusan Anggota Polda Jatim Lakukan Donor Plasma untuk Pasien Covid-19

Terbaiknews - Kapolda JatimIrjen Pol Nico Afintabersama Pejabat Utama Polda Jatimmengecek langsung anggotanyayang sedang melakukan donor plasma darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Surabaya. (istimewa)

– Jajaran Polda Jawa Timur (Jatim) menggelar donor plasma konvalesen atau plasma darah untuk membantu proses pengobatan pasien Covid-19 dengan gejala berat. Mereka yang mendonorkan plasma darahnya yaitu, para personel penyintas Covid-19.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim, mengecek langsung anggotanya, yang sedang melakukan donor plasma darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Surabaya, di Jalan Embong Ploso.

Nico mengatakan, anggota dari jajaran Polda Jatim yang sudah melakukan screening sebanyak 657 personel. Sedangkan yang sudah melakukan donor plasma darah sebanyak 120 personel.

Nico mengajak kepada warga penyintas Covid-19 juga melakukan donor plasma. Sebab, melalui langkah ini, warga bisa turut serta membantu proses pengobatan pasien Covid-19 dengan gejala berat.

“Bagi masyarakat yang telah sembuh dari Covid-19, usianya antara 18 sampai 60 silakan datang ke PMI di seluruh jajaran yang ada PMI-nya. Kemudian untuk anggota Polri dapat mendaftar ke Biddokes, sehingga dapat dilakukan screening. Syukur apabila darahnya bisa diperlukan untuk masyarakat lain yang terkena Covid-19,” kata Nico, Jumat (5/2).

Selain itu, Nico juga mengingatkan kepada masyarakat, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Dengan begitu, upaya memutus mata rantai Covid-19 bisa dilaksanakan semaksimal mungkin.

“Tetap patuhi protokol kesehatan, jaga diri, jaga keluarga, dan jaga Negara. Harapannya dengan kita disiplin melakukan prokes, secara otomatis keluarga kita aman, lingkungan sekeliling kita juga aman dan tentunya Jawa Timur juga makin aman dan sehat,” ucapnya.

Sementara, Humas UTD PMI Surabaya Triksi Hendria menambahkan, PMI Surabaya sudah melayani donor plasma darah sejak Juni 2020. Namun kenaikan pendonor mulai terlihat sejak Wakil Presiden Ma’ruf Amin mencanangkan Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen pada 18 Januari 2021 lalu.

“Untuk anggota Polri dari Polrestabes Surabaya dan Polda Jatim, sebelumnya sudah ada yang melakukan donor tapi hanya sebagian saja,” tukas Hendria.