PPKM Tidak Pengaruhi Tingkat Kriminalitas di Kota Surabaya

PPKM Tidak Pengaruhi Tingkat Kriminalitas di Kota Surabaya

Terbaiknews - Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo. (Rafika Yahya/JawaPos.com)

–Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM telah dilaksanakan sejak 11 hingga 25 Januari. Untuk PPKM jilid 2, baru dilaksanakan mulai Selasa (26/1). Selama dua jilid PPKM, Polrestabes Surabaya mencatat tidak ada perubahan dalam angka kriminalitas.

Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo mengatakan, tingkat kriminalitas masih sama. Tetap naik turun seperti dinamika sebelumnya.

”Angka kriminalitas naik turun. Misal minggu ini turun, minggu depan bisa naik. Sama aja. Nggak ada perubahan,” tutur Hatoyo pada Kamis (28/1).

Hanya saja, dia mengakui, terdapat pengaruh PPKM terhadap jam kriminalitas terjadi. Dia mencontohkan, pada minggu kedua Januari, kriminalitas terjadi antara pukul 18.00 sampai 22.00.”Minggu ketiga dari jam 00.00 sampai 06.00. Sehingga crime clock ada perubahan dinamika,” sambung Hartoyo.

Untuk jenis kejahatan, lanjut dia, pencurian dan pencurian dengan pemberatan mendominasi. ”Curat paling banyak,” terang Hartoyo.

Sebagai langkah antisipasi, pihaknya akan melakukan patroli skala besar. Patroli tersebut sekaligus menjaga protokol kesehatan. ”Untuk antisipasi, patroli akan dilakukan secara bersamaan,” ujar Hartoyo.

Selama PPKM berlangsung, tercatat beberapa tersangka kejahatan sudah diringkus Polrestabes Surabaya. Di antaranya, pelaku pelecehan seksual kepada anak di bawah umur. Ada juga pelaku kekerasan pada perempuan.

Saksikan video menarik berikut ini: