Polresta Denpasar Dalami Kasus Pembunuhan Seorang Perempuan

Polresta Denpasar Dalami Kasus Pembunuhan Seorang Perempuan

Terbaiknews - Kapolresta Denpasar Kombespol Jansen Avitus Panjaitan. (Ayu Khania Pranisitha/Antara)

–Polresta Denpasar beserta jajaran sedang mendalami dugaan kasus pembunuhan seorang perempuan bernama Dwi Farica Lestari, 23. Peristiwa itu terjadi di sebuah indekos di daerah Denpasar Selatan, Bali.

”Masih kami dalami kasusnya. Banyak kemungkinan. Ada beberapa yang kami curigai, coba kerucutkan untuk bukti-bukti yang ada,” kata Kapolresta Denpasar Kombespol Jansen Avitus Panjaitan seperti dilansir dari Antara di Denpasar.

Dia mengatakan, seluruh proses masih didalami baik dari CCTV dan keterangan saksi-saksi. ”Dari CCTV itu kami lakukan untuk mengecek dan memperjelas indikasi dugaan pelaku,” ujar Jansen Avitus Panjaitan.

Selanjutnya, terkait indikasi terduga pelaku merupakan ojek online atau tidak, saat ini masih dilakukan penyelidikan ke beberapa penyedia ojek online.

”Dari rekaman CCTV ada beberapa yang dikumpulkan untuk keperluan identitas pelaku. Dari pihak ojek online kooperatif dalam penyelidikan,” tutur Jansen Avitus Panjaitan.

Kapolresta membenarkan bahwa korban bekerja sebagai penyedia jasa prostitusi online. Menurut dia, korban telah berada di Bali sejak Kamis (14/1), dua hari sebelum kejadian. Selain itu, pelaku yang saat ini masih dalam pencarian, diduga adalah orang kelima yang ada ke tempat kejadian perkara (TKP).

Kasus pembunuhan tersebut terjadi pada Sabtu (16/1) pukul 02.30 wita, di sebuah kamar indekos Jalan Tukad Batanghari Gang X No 12 Panjer, Denpasar Selatan, Bali. Saat kejadian, teman korban bernama Dianty, 22, sempat makan bersama korban sekitar pukul 01.20 wita. Kemudian, setelah makan, korban masuk ke kamar.

Sekitar pukul 01.40 WITA, saksi Dianty terjaga dari tidur karena ada suara teriakan dan berisik berupa bunyi suara kaki. Lalu, karena merasa tidak enak selanjutnya saksi Dianty bertanya kepada korban melalui aplikasiwhatsapp. Namun korban tidak merespons.

Selanjutnya, karena saksi Dianty merasa takut terjadi sesuatu, lalu menghubungi penjaga rumah indekos untuk menemaninya mengecek kondisi korban. Ketika penjaga indekos mengecek kamar korban, ditemukan banyak darah di lantai dan ditemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa.

Saksikan video menarik berikut ini: