Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Sadis Perempuan Hamil di Medan

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Sadis Perempuan Hamil di Medan

Terbaiknews - Dirkrimum Polda Sumut Kombespol Tatan Dirsan Atmaja (kiri) didampingi Kabidhumas Polda Sumut Kombespol Hadi Wahyudi (kanan) saat ekspose kasus di Mapolda SumutMinggu (10/1). (Nur Aprilliana Br Sitorus/Antara)

–Polisi mengungkap motif pembunuhan terhadap Fitriana, 17, yang jenazahnya ditemukan di Kecamatan Medan Sunggal. Korban tewas dengan 11 luka tusukan di tubuhnya itu diketahui sedang hamil.

Dirkrimum Polda Sumatera Utara Kombespol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, tersangka tidak mau bertanggung jawab atas kehamilan korban.

”Jadi setelah dilakukan penyelidikan, tersangka WD tidak mau bertanggung jawab karena korban sedang hamil. Hal ini kita ketahui setelah kita sempat menginterogasi tersangka dan melihat hasil percakapan dari WhatsApp antara tersangka dengan korban,” kata Tatan Dirsan Atmaja didampingi Kabidhumas Polda Sumut Kombespol Hadi Wahyudi seperti dilansir dari Antara di Mapolda Sumut.

Dia mengatakan, tersangka sudah menjalin hubungan dengan korban lebih kurang selama satu tahun. ”Jadi korban hamil berusia tiga sampai empat bulan. Korban minta pertanggungjawaban,” ujar Tatan Dirsan Atmaja.

Tidak hanya melakukan pembunuhan terhadap Fitriana, menurut Tatan, tersangka juga menganiaya pria berinisial IM di Jalan Nibung Medan pada Selasa (5/1) malam. Akibatnya, IM mengalami 10 tusukan di sekujur tubuhnya. Bahkan, tangan korban juga nyaris putus.

”Usai menghabisi nyawa korban Fitriana, tersangka kemudian menjumpai IM dan menganiayanya. Tersangka cemburu kepada IM karena dekat dengan pacarnya itu,” kata Tatan Dirsan Atmaja.

Sebelumnya, jenazah Fitriana yang merupakan warga asal Bireun, Aceh, ditemukan pada Selasa (5/1) malam. Saat ditemukan, korban memakai jilbab hitam, kemeja berwarna biru gelap, dan rok cokelat kemerahan. Dari hasil olah TKP, pihak kepolisian, didapati ada 11 luka tusukan benda senjata tajam di tubuh korban.

Petugas berhasil mengamankan tersangka di wilayah hukum Polres Labuhan Batu. Pada saat dilakukan pengembangan di Kota Medan, tersangka melawan petugas sehingga diberikan tindakan tegas terukur yang mengakibatkan tersangka meninggal dunia.

Saksikan video menarik berikut ini: