Polisi Tangkap Seorang Terduga Teroris Jaringan MIT di  Palembang

Polisi Tangkap Seorang Terduga Teroris Jaringan MIT di Palembang

Terbaiknews - PalembangIDN Times - Polisi menangkap seorang terduga teroris jaringan kelompok Mujahidin...

Palembang, IDN Times - Polisi menangkap seorang terduga teroris jaringan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Perumnas Talang Kelapa, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kota Palembang, Sumatra Selatan.

"Polda Sumsel hanya back up tim Densus 88 Anti Teror. Jadi hari ini ada satu orang yang diamankan," ungkap Kapolda SumselIrjen Pol Eko Indra Heri kepada IDN Times, Senin (30/11/2020).

1. Terduga teroris langsung dibawa ke Jakarta

Polisi Tangkap Seorang Terduga Teroris Jaringan MIT di  PalembangIlustrasi Borgol (IDN Times/Mardya Shakti)

Terduga jaringan teroris MITtersebut ditangkap setelah penyerangan di Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) beberapa hari lalu. Terduga teroris tersebut langsung dibawa Densus 88 ke Jakarta untuk diperiksa lebih lanjut.

"Betul dia terkait dengan MIT di Sulteng. Dia ditangkap langsung dibawa," jelas dia.

2. Polisi sempat mengepung rumah terduga teroris

Polisi Tangkap Seorang Terduga Teroris Jaringan MIT di  PalembangIlustrasi teroris (IDN Times/Mardya Shakti)

Seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi penangkapan, Thama mengatakan, pengepungan rumah terduga teroris ini sudah didatangi kepolisian. Banyak polisi berbaju lengkap dan sipil mengepung rumah pelaku.

"Dari sore ramai, warga gak boleh mendekat karena langsung ditutup. Informasi beredar ada teroris yang ditangkap," ujar dia.

3. Warga tidak mengenal terduga teroris yang ditangkap

Polisi Tangkap Seorang Terduga Teroris Jaringan MIT di  PalembangIlustrasi Aksi Terorisme (IDN Times/Mardya Shakti)

Pria 32 tahun itu mengaku tidak mengenal pelaku, meski rumah mereka berdekatan.

"Tahunya karena ribut-ribut ada warga keluar, awalnya saya pikir ada penangkapan narkoba," tutup dia.

4. Pembunuhan sadis di Kabupaten Sigi

Polisi Tangkap Seorang Terduga Teroris Jaringan MIT di  PalembangIlustrasi TKP (IDN Times/Mardya Shakti)

Perlu diketahui, telah terjadi kasus pembantaian empat warga di Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada Jumat (27/11/2020) yang menggegerkan publik. Korban merupakan satu keluarga, terdiri dari pasangan suami istri, anak, dan menantu yang tewas dalam kondisi mengenaskan.

Selain korban jiwa, sejumlah bangunan juga dibakar pelaku. Salah satunya adalah bangunan yang sering digunakan warga untuk tempat beribadah.

Menurut polisi, pelaku pembunuhan diduga merupakan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora. Kelompok ini awalnya dipimpin Santoso yang tewas dalam baku tembak dengan personel Operasi Tinombala di Poso pada 18 Juli 2016. Lalu, posisinya digantikan Ali Kalora.

MITadalah kelompok teroris yang beroperasi di wilayah pegunungan Kabupaten Poso, dan bagian selatan Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Kelompok teroris ini juga disebut-sebut berafiliasi dengan kelompok teroris Negara Islam Irak dan Syam (ISIS).

Santoso tewas pada saat kontak tembak pada 18 Juli 2016. Pada 14 September 2016, orang dekat Santoso, Basri, ditangkap bersama istrinya oleh Satgas Operasi Tinombala.

Operasi kelompok ini biasanya menimbulkan korban jiwa, dan mereka juga dilaporkan terlibat dalam bentrokan kelompok Muslim dan Kristen di Maluku pada 1999 hingga 2002.