Pimpinan KPK Dapat Mobil Dinas di Tengah Pandemi Covid-19, ICW: Tidak Etis

Pimpinan KPK Dapat Mobil Dinas di Tengah Pandemi Covid-19, ICW: Tidak Etis

Terbaiknews - - Indonesia Corruption Watch ( ICW) menilaipemberian mobil dinas bagi pimpinan dan Dewan...

, - Indonesia Corruption Watch ( ICW) menilai, pemberian mobil dinas bagi pimpinan dan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) tidak etis.

Peneliti ICW Kurnia Ramadhana mengatakan, pimpinan KPK mestinya peka terhadap kondisi pandemi Covid-19 yang menyulitkan ekonomi masyarakat Indonesia.

"Sehingga tidak etis jika malah meminta anggaran untuk pembelian mobil dinas seharga miliaran tersebut,"kata Kurnia, Kamis (15/10/2020).

Disetujui DPR, Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK Akan Dapat Mobil Dinas


Kurnia mengatakan, penambahan fasilitas bagi pimpinan dan Dewas KPK mestinya juga dapat diikuti dengan performa kinerja yang maksimal.

Sementara itu, menurut ICW, belum ada prestasi mencolok yang dibuahkan oleh pimpinan KPK dan Dewas KPK.

Kurnia menilai, KPK yang dilahirkan dengan semangat pemberantasan korupsi mestinya menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, termasuk kesederhanaan.

"Namun, seiring berjalannya waktu, nilai itu semakin pudar, terutama di era kepemimpinan Firli Bahuri," ujar Kurnia.

Menurut ICW, ada dua momen yang menunjukkan hal itu yakni saat pembahasan kenaikan gaji pimpinan KPK tetap berlanjut dan saat pimpinan KPK mendapat mobil dinas.

"Akan tetapi praktik hedonisme semacam ini tidak lagi mengagetkan. Sebab, Ketua KPK-nya saja, Firli Bahuri, telah menunjukkan hal serupa saat menggunakan moda transportasi mewah helikopter beberapa waktu lalu," kata Kurnia.

Pelemahan KPK hingga UU Cipta Kerja, Faisal Basri: Upaya Sistematik Rezim

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, DPR RI telah menyetujui anggaran pengadaan mobil dinas tersebut.