Perbedaan Salat Idul Adha dengan Salat Idul Fitri

Perbedaan Salat Idul Adha dengan Salat Idul Fitri

Terbaiknews - Salat Idul Fitri dan Salat Idul Adha secara teknis memang samanamun terdapat beberapa perbedaan mulai dari niat hingga takbir.

Umat muslim memiliki dua hari raya yaitu Idul Fitri dan Idul Adha, keduanya selalu ditunggu-tunggu. Setelah meraih kemenangan di hari raya Idul Fitri yaitu 1 Syawal maka besok hari Jumat 31 Juli 2020 umat muslim akan merayakan hari raya Idul Adha. Sudah tahu apa beda salat Idul Adha dengan Idul Fitri? Berikut perbedaan salat Idul Adha dengan salat Idul Fitri.

Jika hari raya Idul Fitri ditandai dengan berpuasa selama satu bulan penuh, maka hari raya Idul Adha ditandai puasa sunah arafah dan penyembelihan hewan kurban pada tanggal 10 Dzulhijjah hingga 13 Dzulhijjah.

Berbarengan dengan hari raya Idul Adha adalah waktu digelarnya ibadah haji. Salah satu hal yang dianjurkan saat hari raya adalah melaksanakan salat sunah dua rakaat.

Secara teknis salat Idul Fitri dengan Idul Adha memiliki kesamaan. Keduanya sama memiliki hukum sunah muakkad, dilaksanakan sebanyak dua rakaat dengan rakaat pertama 7 takbir dan rakaat kedua dengan 5 takbir, keduanya juga tidak didahului dengan Adzan dan iqamat. Disunahkan adanya khutbah sesudah dilaksanakannya salat.

Perbedaan Salat Idul Adha dengan Salat Idul Fitri
INFOGRAFIS: Niat dan Tata Cara Salat Idul Adha

Jika secara keseluruhan hampir sama namun tetap terdapat perbedaan salat Idul Fitri dan Idul Adha, berikut Suara.com rangkum perbedaan salat Idul Fitri dengan salat Idul Adha.

  1. Diawali dengan niat
    Keduanya diawali dengan niat, namun memiliki perbedaan saat mengucapkan niat.
    Niat salat Idul Fitri
    Ushalli sunnatan li Idil Fitri rak‘atayni mustaqbilal qiblati ada’an imaman lillahi ta‘ala.
    Artinya, "Aku menyengaja sembahyang sunnah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah SWT"
    Niat salat Idul Adha
    Ushallî sunnata-li ‘idil adl-ha rak‘ataini mustaqbilal qiblati (ma’muman/imaman) lillahi ta‘ala
    Artinya: “Aku niat melaksanakan shalat sunnah Idul Adha dua rakaat, menghadap kiblat (sebagai makmum/imam) karena Allah Ta‘ala.”
  2. Waktu Pelaksanaan
    Terkait waktu pelaksanaan, salat Idul Adha dilaksanakan lebih awal atau lebih pagi daripada salat Idul Fitri.
  3. Takbir
    Takbir selalu kita dengar ketika hari raya tiba, namun di antara hari raya Idul Fitri dan Idul Adha memiliki perbedaan.
    Saat Idul Fitri kita akan mendengarkan takbir yang dimulai setelah maghrib pada akhir Ramadan hingga sebelum solat Idul Fitri pada 1 Syawal dimulai.
    Sedangkan saat Idul Adha kita akan mendengarkan takbir yang dimulai dari selepas subuh pada hari arafah yaitu 9 dzulhijjah hingga akhir hari tasriq yaitu 13 dzulhijjah saat menjelang ashar.
  4. Anjuran makan
    Mungkin hingga saat ini masih ada yang belum mengetahui terkait anjuran makan sebelum salat id. Di antara salat Idul itri dengan Idul Adha memiliki perbedaan dalam anjuran makan. Saat Idul Fitri umat muslim dianjurkan untuk memakan sesuatu sebelum melaksanakan salat Idul Fitri. Sedangkan di saat Idul Adha, disunahkan untuk tidak memakan sesuatu kecuali setelah melaksanakan salat.
  5. Puasa setelah hari raya Idul Fitri dan Idul Adha
    Pada saat hari raya Idul Fitri kita dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunah yang dilaksanakan pada bulan syawal. Berbeda dengan Idul Adha, melansir dari NU Online, puasa yang dilakukan pada hari Tasriq atau bertepatan pada tanggal 11,12,13 dzulhijjah hukumnya haram.

Itulah perbedaan salat Idul Adha dengan Idul Fitri.