Pemprov DKI Gelar Penyuntikan Dosis Kedua Vaksin Covid-19 Sinovac

Pemprov DKI Gelar Penyuntikan Dosis Kedua Vaksin Covid-19 Sinovac

Terbaiknews - Petugas menyuntikkan Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac Biotech Tahap kedua di Puskesmas CengkarengJakarta BaratKamis (28/1/2021). Vaksinasi Covid-19 tahap kedua kepada tenaga medis secara bertahap mulai dilaksanakan. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

– Pemprov DKI Jakarta melakukan penyuntikan dosis kedua vaksin Covid-19 jenis Sinovac. Penyuntikan ini merupakan lanjutan dari penyuntikan tahap pertama yang dilaksanakan pada 15 Januari 2021. Vaksina Sinovac memang harus disuntikan 2 kali dalam rentang waktu 14 hari.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, penyuntikan kedua ini diberikan kepada perwakilan 3 kelompok yakni pejabat publik, organisasi profesi tenaga kesehatan, dan tokoh masyarakat. Seluruhnya ada 21 orang perwakilan yang disuntik.

“Hari ini, saya mewakili Pak Gubernur melihat pelaksanaan vaksin dosis kedua yang diberikan kepada para tokoh. Alhamdulillah, DKI Jakarta sudah mendapatkan 240.000 dosis vaksin. Pada tanggal 14-15 Januari kami sudah memulai vaksinasi di seluruh wilayah Jakarta. Di puskesmas, rumah sakit daerah, dan faskes lainnya,” kata Ariza, Jumat (19/1).

Vaksinasi ini diharapkan efektif mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sejauh ini, para penerima vaksin tidak ditemukan gejala berat usai penyuntikan tahap pertama.

“Tadi saya juga tanya kepada para tokoh agama, pemerintahan, Forkopimda, dan masyarakat. Tidak ada gejala serius. Mudah-mudahan vaksinasi berlangsung dengan baik, cepat selesai,” imbuh Ariza.

Alur vaksinasi kedua ini sama seperti pada penyuntikan dosis pertama. Yaitu dimulai dari meja registrasi untuk validasi dan verifikasi data, meja kedua untuk penapisan kesehatan dengan wawancara dan pengisian form pengukuran suhu tubuh, tekanan darah, pemberian edukasi kepada peserta vaksinasi, kemudian berpindah ke meja vaksinasi dan selanjutnya ke meja observasi dan pencatatan pelaporan.