Pemerintah Wacanakan Bentuk FKUB Tingkat Nasional

Pemerintah Wacanakan Bentuk FKUB Tingkat Nasional

Terbaiknews - - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menuturkanpemerintah tengah mewacanakan...

, - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menuturkan, pemerintah tengah mewacanakan pembentukan Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB) tingkat nasional.

Hal tersebut disampaikan Tito usai bertemu dengan Wakil Presiden (Wapres) RI Ma"ruf Amin di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (7/2/2020).

Pembentukan FKUB tersebut dalam rangka memperkuat instrumen FKUB yang sudah ada selama ini di daerah.

"Oleh karena itu, kami berusaha agar, bagaimana FKUB tingkat nasional (terbentuk), karena nasional tidak memiliki forum itu," ujar Tito.

Jaga Kerukunan Umat Beragama, FKUB Minta Anggaran Rp 300 Juta-Rp 1 Miliar per Tahun

Selain itu, kata dia, FKUB daerah juga kerap kali menanyakan keberadaan FKUB tingkat nasional.

Tidak adanya FKUB tingkat nasional ini dinilai ironis karena kerukunan umat beragama seharusnya menjadi urusan pemerintah pusat.

Pihaknya, kata Tito, juga mendorong agar daerah-daerah yang sudah memiliki FKUB terus aktif agar kerukunan umat beragama di wilayahnya tetap terjaga.

"Dari pengamatan kami, rata-rata di daerah-daerah yang FKUB-nya aktif, relatif kerukunan agamanya itu baik sehingga potensi konflik sosial yang didasarkan pada faktor-faktor keagamaan, itu minimal," kata dia.

"Sebaliknya kalau di daerah-daerah yang FKUB-nya tidak begitu aktif atau tidak ada, relatif kerukunan antarumat beragamanya renggang, bahkan bisa berpotensi konflik, bahkan ada yang menjadi konflik," kata dia.

Menko Polhukam Akui Indeks Kerukunan Beragama di Indonesia Menurun, Ini Sebabnya...

Tito mengatakan, penguatan FKUB tersebut dalam rangka memperkuat toleransi kerukunan keagamaan di Tanah Air yang plural.

Sebelumnya, Wakil Presiden Ma"ruf Amin pernah mengingatkan bahwa kerukunan umat beragama menjadi kunci untuk membangun kerukunan nasional.

Hal tersebut disampaikan Ma"ruf ketika bertemu dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Istana Presiden Yogyakarta, Jumat (24/1/2020).

"Kalau ini (kerukunan umat beragama) terganggu, maka kerukunan nasional akan terganggu. Karena itu kerukunan umat beragama adalah kunci," ujar Ma"ruf dikutip dari siaran pers Wapres RI, Jumat (24/1/2020).