Pemerintah Jamin Pasokan Listrik Aman Meskipun Kalsel Terendam Banjir

Pemerintah Jamin Pasokan Listrik Aman Meskipun Kalsel Terendam Banjir

Terbaiknews - Banjir menggenangi jalanpermukimansekolahdan fasilitas umum lain di Kota BanjarmasinKalimantan Selatan. (Firman/Antara)

– Pemerintah menjawab rumor yang beredar tentang pemadaman listrik bergilir akibat gangguan pasokan bahan bakar ke pembangkit. Rabu (27/1) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana memastikan bahwa pasokan aman sampai bulan depan.

Pasokan energi primer batu bara sebagai bahan bakar pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) memang terdampak banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel). Namun, itu tidak akan mengakibatkan pemadaman.

“Enggak ada pemadaman. Insya Allah, sampai 31 Januari nggak ada kekurangan pasokan listrik. Februari juga tidak akan sampai krisis. Listrik nyala terus, kami upayakan,” tegas Rida Rabu (27/1).

Februari nanti, menurut dia, PLN butuh tambahan 1,2 juta ton batu bara. “Sudah dijelaskan Pak Ridwan (direktur jenderal minerba, Red) bahwa dari sisi pasokan melebihi. DMO komitmennya tinggi juga,” imbuhnya.

Rida menjelaskan, pemerintah punya banyak cara untuk menjaga rantai pasok energi primer. Di antaranya adalah menjaga reliability pembangkit, memaksimalkan produksi PLTU Independent Power Producer (IPP), dan mengoptimalkan stok batu bara dengan mengatur produksi listrik. Selain itu, pihaknya memaksimalkan penggunaan gas pembangkit PLN.

“Kalau pasokan dari PLTU berkurang karena kapasitas batu bara berkurang, kami akan memaksimalkan penggunaan gas. Kalaupun gas masih kurang, kami dengan sangat-sangat terpaksa menggunakan BBM. Itu adalah opsi terakhir,” urai Rida.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Ridwan Djamaluddin menegaskan, 54 perusahaan batu bara telah berkomitmen untuk memenuhi kewajiban memasok ke PLN. “Semua perusahaan pemasok batu bara akan memenuhi kewajiban sesuai waktu yang disepakati,” katanya.

Sementara itu, Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN Agung Murdifi mengaku siap mengantisipasi kemungkinan berkurangnya pasokan batu bara. Suplai memang terkendala cuaca dan banjir.