Omset Turun 50 persen, Pedagang Tradisional Lamongan Pasrah

Omset Turun 50 persen, Pedagang Tradisional Lamongan Pasrah

Terbaiknews - LamonganIDN Times - Pandemik COVID-19 membuat sejumlah pedagang di pasar tradisional terkena...

Lamongan, IDN Times - Pandemik COVID-19 membuat sejumlah pedagang di pasar tradisional terkena imbasnya. Salah satu yang merasakan betul imbasnya adalah Sarofah (55), pedagang baju di Pasar Kriyek, Desa Centini, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan. Sepinya pembeli membuat omset penjualannya menurun hingga 50 persen.

Selama masa pandemik COVID-19 berlangsung, Sarofah hanya bisa pasrah dan berharap wabah virus corona ini segera berakhir. "Ya gak bisa apa-apa pasrah saja,"kata Sarofah saat ditemui IDN Times, Jumat (29/1/2021).

1. Belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah

Omset Turun 50 persen, Pedagang Tradisional Lamongan PasrahSarofah pedagang baju Pasar Kriyek Lamongan. IDN Times/Imron

Meski sepi pembeli. Namun Sarofah tidak berhenti berjualan. Ia dibantu suaminya masih tetap membuka lapak dagangannya mulai pukul 06.30-10.30 WIB."Ya kuncinya kita harus telaten membuka lapak dagangan dan selalu berdoa agar ada pembeli yang datang," harapnya.

Berdoa menjadi satu-satunya cara baginya agar pembeli bisa datang. Sebab, Sarofah mengaku tak bisa mencari cara lain seperti membuat lapak online.

"Saya sudah 30 tahun berjualan seperti ini. Gak bisa online," ujarnya.

2. Pedagang kecil mengharapkan bantuan dari pemerintah

Omset Turun 50 persen, Pedagang Tradisional Lamongan PasrahSarofah pedagang baju Pasar Kriyek Lamongan. IDN Times/Imron

Tak hanya Sarofah. Isnaini (28) pedagang tas dan aksesoris mainan ini juga mengungkapkan hal yang sama. Sejak wabah virus corona melanda, dagangannya sepi pembeli. Ia pun kini berharap pemerintah memberikan bantuan.

"Dulu pernah mengajukan bantuan program dari pemerintah pusat, tapi sampai sekarang bantuan tersebut tidak sampai, atau memang tidak dapat kita juga tidak tahu," katanya.

3. Ada 74 ribu pelaku UMKM yang diusulkan mendapatkan bantuan

Omset Turun 50 persen, Pedagang Tradisional Lamongan PasrahSarofah pedagang baju Pasar Kriyek Lamongan. IDN Times/Imron

Sementara itu, dihubungi terpisah Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lamongan Agus Suyanto menjelaskan, pemerintah Lamongan sudah mengusulkan 74 ribu pelaku UMKM untuk mendapatkan bantuan dari Kementerian Koperasi. Usulan ini disampaikan untuk menjaga roda perekonomian di tingkat bawah tetap bisa berputar di tengah pandemik.

"Kami sendiri dari dinas koperasi sifatnya hanya mengusulkan saja. Tentang evaluasi, validasi data itu wewenang dari Kementerian Koperasi. Saya juga tidak tahu siapa saja dari 74 ribu pelaku usaha itu yang dapat," pungkasnya.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.