Mendag Lutfi Pede Unicorn RI Makin Banyak 5 Tahun ke Depan

Mendag Lutfi Pede Unicorn RI Makin Banyak 5 Tahun ke Depan

Terbaiknews - JakartaCNBC Indonesia - Menteri Perdagangan (Mendag) M. Lutfi mengakui bahwa penjualan online di...

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perdagangan (Mendag) M. Lutfi mengakui bahwa penjualan online di Indonesia sangat besar. Dengan jumlah pasar berkisar 270 juta jiwa, pasar Indonesia memungkinkan lahirnya banyak start up dengan kategori unicorn.

"Kita bisa melihat dari Grab, Gojek, Tokopedia, Traveloka saya bisa jamin dalam 5 tahun ke depan jumlah unicorn di Indonesia tidak hanya double, mungkin akan triple karena ini pasar yang sophisticated. Jadi kita akan jaga sama-sama untuk bermanfaat bagi Indonesia," kata M. Lutfi dalam konferensi pers Outlook 2021 yang digelar virtual, Senin (11/1/2021).

Ia menilai pasar online akan menjadi pasar utama di Indonesia. Selain Indonesia, fenomena serupa akan terjadi di negara-negara lainnya.


"Kalau melihat fenomena yang akan datang seperti AS, dari 40 ribu ritel atau shopping mal, konon 10 tahun ke depan tinggal seperempat. Ini semua bagian yang memang tidak kita stop. bisa dibayangkan misalnya 5-6 tahun lalu layanan iklan untuk offline itu jauh lebih banyak dari online. Hari ini 85% pasar iklan ada di online. Sesuatu yang tidak bisa dihentikan," kata M. Lutfi.

Transaksi dalam platform e-commerce di Indonesia terus mencatatkan pertumbuhan fantastis. Fenomena keranjingan belanja online yang menjangkiti masyarakat Indonesia diperkirakan akan terus berlanjut seiring dengan inovasi dan strategi promosi yang ditawarkan para 'pemain'.

Menurut survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada 2019 setidaknya ada 171,2 juta orang Indonesia adalah pengguna internet atau setara dengan 64,8% dari total populasi. Sementara studi yang dilakukan oleh McKinsey Company, jumlah pengguna ponsel pintar di Indonesia mencapai 105 juta orang pada 2017.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)