Ma’ruf Amin: Era Digital Bikin Banyak Orang Terjebak Mental Pencitraan

Ma’ruf Amin: Era Digital Bikin Banyak Orang Terjebak Mental Pencitraan

Terbaiknews - JakartaIDN Times - Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin mengatakandi era digital ini banyak...

Jakarta, IDN Times - Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin mengatakan, di era digital ini banyak sekali orang-orang yang terjebak pencitraan dengan mempublikasikan berbagai macam kegiatan baik mereka di media sosial.

Tujuan dari publikasi itu, kata dia, semata-mata hanya ingin agar mereka dikenal lebih luas oleh masyarakat melalui kegiatan baik tersebut.

1. Banyak orang yang beramal hanya untuk membentuk citra diri

Ma’ruf Amin: Era Digital Bikin Banyak Orang Terjebak Mental Pencitraan(Ilustrasi) IDN Times/Lazuardi Putra

Hal tersebut disampaikan Wapres pada acara Haul ke-39 K.H. Abd. Hamid bin Abdullah bin Umar secara daring di kediaman resmi Wapres, Jalan Diponegoro No 2, Jakarta.

“Saat ini banyak orang terjebak pada mentalitas syuhrah, yaitu mentalitas pencitraan diri agar dikenal luas. Amal kebaikan yang dilakukan diorientasikan agar di-cover media secara luas. Motivasinya hanya untuk membentuk citra diri, bukan berbuat kebajikan itu sendiri,” kata Ma’ruf, Senin (26/10/2020).

"Publisitas di era digital ini seakan menjadi kata kunci untuk mengukur kebaikan seseorang. Padahal belum tentu apa yang di-publish (publikasi) itu mempunyai dampak positif yang lebih besar daripada yang tidak di-publish,” tambah Ma’ruf.

2. Ulama diminta memanfaatkan media digital untuk menyebarkan kebaikan

Ma’ruf Amin: Era Digital Bikin Banyak Orang Terjebak Mental PencitraanIlustrasi media sosial (Sukma Shakti/IDN Times)

Wapres pun mengingatkan bahwa hal tersebut tidak boleh menggoyahkan niat baik para ulama dan pemuka agama untuk memanfaatkan media digital dalam menyebarkan ajaran agama dan kebaikan. Sebab, selain sisi negatif, media digital juga memiliki sisi positif yang besar bila dimanfaatkan dengan baik.

"Meskipun begitu dakwah melalui media digital sesungguhnya juga diperlukan pada era saat ini karena dakwah melalui digital jangkauannya lebih luas dan dapat dilakukan kapan dan di mana saja. Yang penting niatnya tetap tulus, ikhlas karena Allah Subhanahu wa ta'ala,” imbau Wapres.

3. Wapres sebut banyak pendakwah yang menyampaikan ajaran agama dengan wajah garang

Ma’ruf Amin: Era Digital Bikin Banyak Orang Terjebak Mental PencitraanWakil Presiden RI Maruf Amin (Dok.Setwapres)

Mantan Rais Aam NU itu menambahkan, dirinya sangat mengagumi pendekatan dakwah yang dilakukan oleh Mbah Hamid, yakni menyentuh nurani para umat sehingga membuka mata hati mereka untuk belajar. Untuk itu, kata dia, pendekatan yang dilakukan oleh Mbah Hamid patut untuk dijadikan suri tauladan dalam mensyiarkan agama Islam.

“Saat ini, tidak sedikit yang melakukan dakwah agama Islam dengan wajah yang garang, jauh dari ajaran Islam yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Model dakwah sebagaimana digunakan oleh Mbah Hamid tersebut terbukti sangat efektif untuk menumbuhkan daya tarik masyarakat untuk belajar lebih dalam dan mengamalkan dengan sungguh-sungguh ajaran Islam,” tuturnya.